Ingin Kelabui Warga,Kades Hamri Jumadi Tarok Papan Merk Infografik Belakang Kantor

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id Tanjab Timur – Aneh saja tingkah laku Kades Hamri Jumadi, Papan Merk Infografik mestinya dipajang depan kantor? Eh malah ditarok belakang kantor desa. Tak tertutup kemungkinan niat curangi warga ingin mengelabui jumlah dana anggaran pembangunan desa Harapan Makmur.

Akibatnya, Pemdes Harapan Makmur Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi, menuai sorotan miring karena tidak mengindahkan Intruksi aturan diterapkan, Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

Pasalnya, Pemerintah Desa Harapan Makmur Kecamatan Rantau Rasau ini, dinilai tidak transparan dalam pengelolaan atau pengeluaran Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Dari triwulan I sampai dengan triwulan ke II Tahun 2020 ini.

Hal tersebut, tidak terlihat adanya Papan Merk Infografik rincian pengeluaran ADD dan DD di halaman Kantor Desa Harapan Makmur.

Diketahui, baik itu Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Kabupaten telah mengeluarkan instruksi kepada Desa. Agar seluruh Pemerintah Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini wajib menampilkan papan merk kegiatan maupun papan merk infografik.

Bahkan, dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tanjung Jabung Timur, belum lama ini telah menghimbau kepada seluruh Kepala Desa. Agar wajib memasang papan merk kegiatan dan papan merk infografik tentang penggunaan anggaran desa.

Terkait hal ini, Kepala Desa Hamri Jumadi melalui Kasi Pemerintahan Desa Harapan Makmur saat dikonfirmasi terkait hal ini menyebutkan bahwa papan merk infografik telah rusak.

“Infografik nya ada, tapi ada dibelakang kantor, sudah rusak”ungkapnya.

Saat ditanya, mengapa papan merk infografik disimpan di belakang kantor desa, namun Kades enggan untuk menjawabnya.

Bukan itu saja, sejak dilantik. Sikap arogan Hamri Junadi selaku Kepala Desa Harapan Makmur, Kecamatan Rantau Rasau, mulai menjadi perbincangan hangat dari rekan-rekan Kepala Desa, masyarakat setempat, dan para Awak Media.

Bahkan juga, selain tertutupnya dalam penggunaan anggaran desa. Kepala Desa pun menganggap dirinya, tidak membutuhkan peran Awak Media dalam Pembangunan Desa Harapan Makmur.

Al hasil, sikap Hamri Junadi selaku Kepala Desa Harapan Makmur yang arogan, justru  mendapatkan respon oleh Sumaryadi selaku Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tanjung Jabung Timur.

“Saya selaku ketua APDESI Tanjab Timur dan mewakili desa, minta maaf dari salah satu desa yang arogan yang telah bertindak tidak sopan kepada Wartawan. Mungkin beliau belum memahami, bahwa antara Pemerintah Desa dan Awak Media harus terjalin komunikasi yang baik” Jelas Sumaryadi, Rabu (12/08/2020).(Firdaus. F)

Tinggalkan Balasan