Proyek Bantuan Kemendikdasmen Rp.1,1 M di SMPN 25 Kerinci Cacat Konstruksi, Kepsek Bungkam 

0

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Pelaksanaan konstruksi proyek rehabilitasi untuk kegiatan pembangunan SMP Negeri 25 Kerinci berlokasi di Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi mulai disorot terkait dugaan pekerjaan fisik cacat konstruksi.

Diketahui dana bantuan proyek ini bersumber dari APBN anggaran tahun  2026 di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Menengah yang diperuntukkan pada SMPN 25 Kerinci senilai Rp.1.120.000.000,- (Rp.1,120 M).

Kegiatan bantuan pemerintah program revitalisasi satuan pendidikan dilaksanakan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), jadwal pelaksanaan 120 hari kalender dimulai tanggal 5 Agustus sampai November 2026.

Kejanggalan fisik proyek dikerjakan asal-asalan oleh pihak sekolah mulai terbongkar lantaran pekerja atau tukang enggan diberikan copy gambar sebagai petunjuk dan acuan kerja.

Menurut keterangan sumber dari pekerja tukang kepada Siasatinfo.co.id, mengungkapkan bahwa proyek ini dikerjakan sangat asal-asalan tanpa petunjuk dari gambar kerja.

“Kami pekerja tukang di proyek bantuan SMP Negeri 25 di Pelompek ini terpaksa mengikuti perintah apa kata Kepala Sekolah saja.

Mereka dari P2SP sebagai pelaksana dan Kepsek selaku penanggungjawab proyek bantuan ini tidak mau memberikan gambar kerja, makanya pekerjaan asalan saja.”

“Saat kami minta gambar sebagai pedoman kerja kepada pak anjas itu, dia bilang kerjakan saja sesuai perintah. Pasangan tembok tidak pakai besi di slop tengah, slop paling atas juga tidak pakai besi, memang aneh konstruksinya,”ujar sumber.

Kejanggalan konstruksi fisik proyek bantuan program strategis dari  Kemendikdasmen RI dikerjakan dari awal sudah asalan dan kurangnya pengawasan.

Dengan konstruksi amburadul diduga tidak sesuai spesifikasi dalam RAB, dikuatirkan akan mengancam keselamatan para tenaga didik dan para siswa-siswi saat pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar (KBM) berlangsung.

Sementara itu, Dirman selaku Kepsek SMPN 25 Kerinci sekaligus sebagai penanggungjawab pelaksanaan pekerjaan proyek bantuan program strategis pemerintah di sekolah tersebut, sampai berita dipublish alergi dan bungkam untuk menjawab konfirmasi dari kru Siasatinfo.co.id. (Mul/Red)