Siasatinfo.co.id – Berita Batanghari – MtsN 8 Batang hari yang berlokasi di desa jangga baru kecamatan batin 24 kabupaten Batang hari terdapat kekurangan dia rumbel terpaksa menumpang di sekolah madrasah aliyah swasta di desa yang sama.
Dua rumbel (ruang belajar) yaitu kelas 1 terdiri dari kelas 1A dan 1B terpaksa menumpang di gedung sekolah Dengan kondisi gedung yang sangat memperihatinkan.
Karena kondisi gedung madrasah Aliyah yang di tumpangi terbuat dari kayu yang dapat di katakan jauh dari kata layak.
Kepala MTs 8 Batang hari Imron S. PDI, M. Pdi mengatakan sudah beberapa kali mengajukan ruang kelas baru (RKB) ke pihak Kemenag kabupaten Batanghari agar bisa mendapat fasilitas yang nyaman bagi peserta didik khusus nya Kelas 1A dan 1B namun pengajuan tersebut hingga saat ini tidak mendapat respon positif yang seharus nya menjadi Prioritas demi kemajuan dunia pendidikan.
” Sudah beberapa kali kita mengajukan permohonan RKB pada Kemenag, namun hingga saat ini belom mendapat respon positif ” Papar Imron.
Hal tersebut telah di ketahui oleh LSM Koalisi masyarakat peduli jambi( KOMPEJ) provinsi jambi yaitu Suwito yang mana pihak KOMPEJ provinsi jambi akan merencanakan gelar aksi unjuk rasa di Kemenag Batang hari guna meminta pada Kemenag Batang hari untuk memprioritaskan apa yang menjadi kendala bagi peserta didik MTsN 8 Batanghari.
“Dunia pendidikan adalah tanggungjawab kita bersama, dengan kondisi kekurangan rumbel bagi peserta didik tersebut, kita akan menggelar aksi unjuk rasa agar pihak Kemenag Batanghari segera prioritas kan RKB MTsN 8 batang hari” Kata Suwito.
(Herlas)


















