Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Parah!! Patching Aspal dinilai banyak pihak sebagai Proyek Tambal Sulam di badan Jalan Nasional Kerinci tapal batas Sungai Liuk Via Kota Sungai Penuh, saat ini menjadi penyebab rawan kecelakaan lalulintas hingga menelan korban.
Diketahui, lokasi perbaikan patching jalan yang dikerjakan titik lokasi Jalan Nasional Sungai Penuh-Kerinci, tepatnya di kawasan Sungai Liuk Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh.
Sebab, lobang-lobang bekas galian dibiarkan menganga sepanjang jalan tidak segera diperbaiki hingga membuat pengendara motor tergelincir dibelahan aspal yang cukup berbahaya bagi pengguna jasa jalan nasional.
Berdasarkan pantauan Siasatinfo.co.id beberapa ini, terdapat beberapa pengendara roda dua terimbas menjadi korban kecelakaan atas kelalaian pelaksanaan proyek patching aspal jelang keramaian lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah 2025.
“Jalan ini padahal belum setahun dikerjakan sudah mengalami kerusakan parah. Lagi pula kontraktornya tanpa memberi tanda peringatan ada perbaikan jalan.
Ini kan situasi jelang lebaran, jalan cukup ramai dilewati pemotor, ada pengendara yang bawa anak-anak untuk menuju pasar Sungai Penuh.”
“Pengendara sulit menjaga keseimbangan karena galian agak tinggi, terlebih lewat saat hujan, apalagi malam hari,”ujar Andi bersama pemotor lainnya yang hampir kecelakaan.
Dikatakan juga oleh warga setempat, Zulpan (37), mengungkapkan bahwa warga cukup resah.
“Jalan ini semakin parah sejak proyek tambal sulam dimulai. Sudah banyak pengendara jatuh, bahkan ada yang mengalami luka serius, tanpa kepedulian pelaksana proyek ini.
Kami berharap pemerintah dan pihak terkait segera menyelesaikan perbaikan ini sebelum lebih banyak korban berjatuhan,” ujarnya.
Keluhan serupa juga datang dari pengemudi roda empat, Anton (48), yang kerap melintasi jalur tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki membuat perjalanan lebih berisiko.
“Kami yang sering melewati jalan ini harus ekstra hati-hati. Kalau terus dibiarkan, bisa memicu kecelakaan yang lebih fatal,” katanya.
Masyarakat dan pengguna jalan mendesak pihak berwenang agar segera menuntaskan proyek perbaikan jalan ini.
Mereka berharap ada tindakan cepat dari pemerintah maupun kontraktor proyek untuk menghindari jatuhnya lebih banyak korban akibat kelalaian dalam pengerjaan jalan.
Agar ada kenyamanan dan amannya pengguna jalan nasional di titik lokasi tersebut, Masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk menyikapi proyek tambal sulam ini secara serius sebelum korban lakalantas makin parah lagi.
Namun hingga berita ini dipublish Siasatinfo.co.id, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait soal finishing selesai dikerjakan. (Mul/Sef)