Warga Gerah, Proyek Aspal Kampung Bupati Monadi Asal Dikerjakan, Kadis PUPR Surati Kontraktor 

0

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Terkait parahnya kondisi pekerjaan fisik proyek Jalan Aspal Hotmix dengan habiskan anggaran APBD Kabupaten Kerinci tahun 2025 senilai Rp.696 Juta di titik lokasi Desa Mukai Tinggi arah Danau Tinggi sontak bikin gerah warga masyarakat.

Pasalnya, pekerjaan konstruksi pengaspalan dari awal pelaksanaan tidak menggunakan material timbunan kelas B sebagai pondasi.

Lucunya, konstruksi aspal Hotmix ini langsung menggunakan agregat kelas A dipermukaan badan jalan sepanjang 400 meter dengan lebar sekitar 3,5 meter, tentu hasil kontruksi memantik kerusakan dan cacat konstruksi.

Berdasarkan keterangan dan pengakuan langsung Zulfrianto pelaksana lapangan CV. Abbiyu Bangun Konstruksi (ABK), Rabu kemarin sore (11/2/2026), menyebutkan bahwa pekerjaan proyek aspal inj hanya menggunakan agregat kelas A tanpa memakai agregat kelas B, alasannya tidak tertuang dalam spesifikasi teknis.

“Pekerjaan aspal ini memang tidak menggunakan timbunan kelas B, tetapi langsung memakai agregat kelas A sebelum aspal dihamparkan karena sesuai petunjuk dalam RAB.

Lagi pula kendala dilapangan saat pelaksanaan pekerjaan ada pipa air yang mengarah ke dalam kolam milik warga yang terus merembes ke badan jalan.”

“Saya kan hanya pelaksana pemilik proyek Yuldi Herman, sesuai perintah tentu harus mengikuti atasan,”akunya Zulfrianto.

Terpisah menurut beberapa warga dilokasi pekerjaan proyek peningkatan jalan Kabupaten Kerinci tahun 2025 dari Dinas PUPR itu disebut warga kontraktor pelaksana mengerjakan aspal diatas tanah berlumpur sehingga daya lekat aspal menjadi amburadul.

“Mereka asal kerja saja, masak kondisi pemadatan dalam kondisi becek dan berlumpur disepanjang badan jalan masih juga dilaksanakan pengaspalan.

Selain itu, pengawasan konsultan proyek seperti tutup mata sehingga pekerjaan dilaksanakan kontraktor pelaksana dengan sekehendak hati mereka padahal proyek dikampung Bupati Monadi.”

“Seharusnya jalan aspal yang dinanti masyarakat puluhan tahun dapat bermanfaat, kini malah merugikan masyarakat dan rugikan uang negara,”ujar beberapa Siulak Mukai.

Diketahui, Pemenang tender dari CV. Abbiyu Bangun Konstruksi (ABK) senilai Rp. 694.110.263,- diminta warga sekitar harus bertanggungjawab atas mutu dan kualitas proyek tersebut karena ini dikampung Bupati Kerinci.

Hebohnya mutu dan kualitas serta kerusakan pekerjaan jalan aspal Hotmix ini, Ir.Maya Novefri Handayani selaku Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pemkab Kerinci secara tegas menyurati kontraktor CV. ABBIYU BANGUN KONTRUKSI untuk segera memperbaiki kerusakan pekerjaan tersebut saat masa pemilihraan.

“Kita sudah surati perusahaan sesuai dalam dokumen kontrak kerja mereka berkewajiban untuk melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan terhadap kerusakan masa pemilihraan.

Dengan waktu segera mungkin kontraktor pelaksana wajib melaksanakan perbaikan terhadap kerusakan yang timbul karena pelaksanaan ataupun karena kesalahan kontraktor pelaksana.”

“Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan ditemukan beberapa kerusakan dan kekurangan pekerjaan. Untuk itu kami menegur dan meminta kontraktor untuk segera melakukan perbaikan atas kerusakan dan kekurangan pekerjaan,”Ujarnya Kadis PUPR Kerinci dengan nada kesal. (Depa/Ferer)