Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Tetap bergulir dan hangat diperbincangkan masyarakat umum tentang perilaku Kades Ediwardi, Desa Koto Mudik Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.
Pasalnya, selain nekad kelabui warganya, Kades Ediwardi melenggang bermain culas dalam mengelola anggaran Dana Desa Tahun 2023 dengan modus laporan realisasi penyaluran SPJ diduga rekayasa.
Terendus laporan DD 2023, terupdate pembaruan data 4 Juli 2024 sebesar Rp. 648,3 Juta pada laporan rincian rancu diduga Mark Up dan akal-akalan yang terindikasi merugikan uang negara karena tak sesuai fakta dilapangan yang dinikmati masyarakat desa setempat.
Lebih disoroti Warga Masyarakat terkait, pelaksanaan DD untuk pembangunan Pos Ronda sebesar Rp.21 Jutaan, kemudian dana untuk musyawarah desa luar batas kewajaran mencapai Rp.50 Jutaan.
Informasi diperoleh Siasatinfo.co.id, Jum’at (19/7/2024) pukul 09:30 WIB menyebutkan, bahwa anggaran DD lebih dicurigai fiktif sarat rekayasa untuk mencari kekayaan pribadi oknum Kades bersangkutan.
“Coba di cek betul oleh Tim Inspektorat Kerinci tentang biaya pembangunan pelaksanaan pembuatan MCK tahap 1 DD 2023, Sebesar Rp. 77.114.700, (77,1 Juta), ini apa betul ada mck habiskan uang desa di desa kami.
Lalu untuk selanjutnya ada lagi uang desa dicairkan pada tahap 2 menghabiskan uang desa sebesar Rp.176.897.000, (Rp.176,8 juta).”
“Dua kali pencairan dana desa sebesar Rp.254 Juta bangunan apa ini, kalau dengan uang sebesar itu bisa untuk bangun musholla lah,”ujar sumber warga.
Dilanjutkan sumber lagi, ada pengeluaran uang untuk biaya Rp.107,2 Juta digunakan Peningkatan Produksi Peternakan.
“Silakan ditunjukkan kades mana untuk Peningkatan Produksi Peternakan yang dilaksanakannya.
“Kami berharap tim auditor Inspektorat Pemkab Kerinci betul – betul bekerja membantu masyarakat kami dengan sesuai fakta lapangan, jangan tutup mata karena permainan suap kades lah,’tandas warga.
Malah kini tercium mulusnya SPJ laporan fiktif dalam pengelolaan Ratusan Juta Dana Desa (DD) Koto Mudik senilai Rp. 648,3 Juta ini, diduga libatkan dan permainan mata oknum auditor Inspektorat di wilayah Kecamatan Air Hangat yang perlu di usut secara tegas oleh Zufran, SH.MM, selaku Inspektur Inspektorat Pemkab Kerinci.
“Kami minta Tim Inspektorat Wilayah untuk Kecamatan Air Hangat bekerja dalam mengaudit pelaksanaan anggaran uang desa harus teliti dan tidak mudah dikecoh serta disuap Kades.
Hingga berita ini dipublish Siasatinfo.co.id, Kades Ediwardi dikonfirmasi Kru Siasatinfo.co.id, bungkam Kamis sore (18/7/2024), terkait laporan realisasi DD penuh rekayasa dan permainan yang berpotensi korupsi masih diam tanpa membalas konfirmasi.(Mulyadi/Wan/Red)