Sekitar 4 Miliar Dana Bidang Tanggap Darurat PUPR Kerinci Terselubung Disorot

0

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Kini mulai disorot tajam publik tentang dana Bidang Tanggap Darurat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dikabarkan menghabiskan dana Rp 4 M pada anggaran APBD tahun 2025 di Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Pasalnya, Bidang Tanggap Darurat di pimpin Saprida ST, dikabarkan menghabiskan dana APBD Kerinci sekitar Rp.4 Miliar itu, dinilai tak jelas kemana saja lokasi pelaksanaan pekerjaan paket proyek yang terealisasi anggaran tahun 2025 dinilai dengan dugaan terselubung.

Ironisnya lagi, setiap paket tanggap darurat tidak ditayangkan di LPSE. Selain tanpa tayang, paket-paket dilaksanakan dikabarkan tanpa papan merek sebagai informasi publik yang wajib diketahui masyarakat umum.

Informasi diperoleh Siasatinfo.co.id, Rabu (11/3/2026) mengungkapkan bahwa pekerjaan paket proyek di tanggap darurat di pimpin Saprida ST terkesan siluman agar tidak dapat terkontrol para Insan Pers dan para pegiat anti korupsi di Kerinci.

“Sekarang sudah Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (UU KIP ), menjamin hak warga negara untuk mengakses informasi yang dikelola badan publik bertujuan meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan partisipasi dalam penyelenggaraan negara.

Anehnya, di bidang tanggap darurat PUPR Kerinci malah terkesan sengaja menutup-nutupi kegiatan pelaksanaan paket proyek yang mereka kelola.”

“Habiskan anggaran Rp 4 M di Bidang tersebut perlu diaudit tim Inspektorat dan diketahui Bupati Kerinci kemana saja penyalurannya. Jangan-jangan dengan tertutup nya informasi paket membuat pejabat di bidang tersebut leluasa mencari untung pribadi yang merugikan keuangan daerah,” beberapa sumber.

Dengan tertutupnya jumlah paket-paket fisik proyek di tanggap darurat PUPR Kerinci kini hangat diperbincangkan dan membuat pertanyaan dan perlu dikupas habis.

Takutnya, sebelum pembagian dalam pelaksanaan pekerjaan Paket-paket Proyek di Tanggap Darurat terlebih dahulu ada kontraktor dipungut uang guna  permainan jual beli paket yang mengalir sebelum Pilkada Bupati Kerinci 2024 ke salah satu Calonbup.

Sebab, di SIRUP LPSE pun tidak nampak penayangannya.Berapa jumlah paket dan kemana saja titik lokasi dikerjakan kontraktor yang ditunjuk Kabid Saprida dan kroninya.

Namun hingga berita ini dipublish Siasatinfo.co.id, belum diperolehketerangan secara detail dari Saprida selaku Kabid Tanggal Darurat PUPR Kabupaten Kerinci. (Tim Red)