Rp.300 Juta Dana Bumdes Desa Koto Lua Siulak Mukai Dipertanyakan Warga

0

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Mencuat dugaan penyalahgunaan dana Bumdes Badan Usaha Milik Desa) lebih kurang Rp.300 juta di Desa Koto Lua, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, hingga saat ini dipertanyakan Warga.

Terungkapnya kasus dugaan penyelewengan dana Bumdes tersebut sudah menjadi buah bibir dan momok dikalangan masyarakat setempat dan cukup meresahkan warga.

Menurut informasi dari beberapa Warga Desa Koto Lua kepada Siasatinfo.co.id, Selasa (24/10/2023) mengungkapkan bahwa dana Bumdes jadi ajang bisnis Kades secara pribadi.

“Seharusnya Bumdes untuk menambah PAD Desa dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Ini malah sebaliknya dijadikan sebagai ajang bisnis oknum Kades Eva Zalvia untuk memperkaya diri dan keluarga.

“Bumdes harusnya dikelola oleh masyarakat setempat dan hasilnya jelas dapat dipertanggungjawabkan kepada Masyarakat dan BPD Koto Lua,”ungkap sumber yang namanya tidak dipublikasikan.

Ditambahkan sumber lagi, sebagai dana untuk penunjang Bumdes selain Rp.300 Juta, dikabarkan ada bantuan 5 ekor sapi diberikan pada awal Eva Zalvia menjabat selaku Kepala Desa.

“Ada bantuan 5 ekor sapi, 2 ekor sapi jantan, 3 ekor sapi betina sebagai penunjang dana Rp.300 juta yang sampai sekarang tidak jelas keberadaannya.

Bantuan 5 ekor sapi ini awalnya digunakan pengelolaan pupuk organik yang bertempat di desa koto lua, tapi warga tidak tau siapa yang kelola bumdes.”

“Untuk membuktikan kebenaran kasus Bumdes ini, masyarakat meminta agar aparat penegak hukum memeriksa dan memanggil para aparatur desa yang terlibat,”tegas sumber dengan kesal.

Sementara itu Kades Koto Lua, Eva Zalvia, dihubungi dengan chat WhatsApp pribadinya mengelak tidak ada dana Bumdes sebesar Rp 300 juta.

“Mana dana BUMDES 300 juta, kita tidak menganggarkan dana BUMDES pak. Informasi dari mana pula ada kita anggarkan dana Bumdes,”jelas Kades mengakui tidak ada Bumdes di Desa Koto Lua.(Mul/Wan/Red)