Masuki 5 Hari Pelajaran Sekolah, Suci Siswi SMPN 2 Sungai Penuh Terlantar, Kepsek Malah Bungkam!!

0

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Terkait soal peristiwa hukuman duduk dilantai lokal dan kata-kata tidak mendidik berupa ancaman akan buka baju oleh oknum guru matematika di SMPN 2 Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, terhadap seorang Siswi bernama lengkap Suci Ulfa Salsabilah (14) yang baru duduk di bangku kelas II (Kelas 8A) menuai buah bibir dan berbuntut panjang.

Sebab, selain trauma dan takut masuk sekolah karena kata ancaman oknum ibu guru matematika pada kejadian hari Jum’at (23/9/2022) saat jam pelajaran pertama sekitar pukul 07:30 WIB, korban jadi terlantar tidak mengikuti pelajaran sekolah masuki 5 hari sampai sekarang.

Parahnya, Siswi Suci hingga hari ini Kamis (29/09/2022) belum berani ngikuti pelajaran. Dia tidak masuk sekolah malah dibiarkan saja oleh pihak berwenang di SMPN 2 yang terkesan pembiaran.

Miris lagi, oknum guru matematika seperti minta bekingan media lain untuk bantah berita dengan kata hoaks, padahal klarifikasi seperti itu basi dinilai khalayak umum yang tidak mengacu pada aturan dan bagaimana psikis siswa yang terkatung-katung enggan sekolah.

Padahal Suci Ulfa Salsabilah ini ternyata merupakan anak didik berprestasi dan merupakan aset sekolah yang harus dibimbing pendidik. Saat ini Siswi Suci masih dengan perolehan rangking dua (2) dalam kelas 8A dari 31 orang murid.

Ironisnya, pihak sekolah yang dipimpin Firdausri SPd, terkesan bungkam guna membela oknum guru. Buktinya, hingga saat ini masuki 5 hari Suci tidak masuk sekolah, Kepsek SMPN 2 tidak berupaya menyelamatkan anak didiknya untuk nyaman dalam menimba ilmu kembali di sekolah tersebut.

Berhasil diperoleh keterangan dari Siswi Suci didampingi orang tuanya, Sukardi oleh Siasatinfo.co.id, kemarin Rabu (28/9/22) pukul 14:00 WIB, membeberkan kalau dirinya dihukum Ibu Guru Matematika Suharlismita SPd karena tidak mengerjakan tugas rumah.

“Pagi Jum’at kan saya masuk sekolah setelah seminggu demam di rumah. Jam pertama kan pelajaran matematika masuk ibuk nanyain soal PR.

Sebelum Ibuk masuk PR sudah diatas meja yang terkumpul sesuai buku panduan dipegang sekretaris lokal.”

“Yang tidak buat PR disuruh duduk dilantai bawah, kami berjumlah 9 orang harusnya dihukum, 2 orang tidak masuk lokal karena duduk di kantin,”beber Siswi Suci.

Dikatakan Suci lagi, “Duduk kamu dibawah, bawa buku lengkap, kenapa kamu menangis? Tentu saya jawab saya tidak menangis.

“Minggu ini kamu tidak menangis, minggu besok saya jamin kamu nangis, Saya buka baju kamu, yang laki-laki saya buka celana kamu,”beber Suci menirukan ucapan guru matematika tersebut.

Atas dugaan ancaman ini, Siswi berprestasi Suci Ulfa Salsabilah betul-betul tertekan secara psikis dan tentu membuat ia takut.

Sebab, perlakuan oknum guru Netti ini  sepertinya sudah keterlaluan dan tidak cara seorang pendidik yang tidak bisa diterima siswi Suci Ulfa Salsabilah dengan orang tuanya Sukardin.

“Saya betul-betul tidak terima perlakuan seorang ibuk pendidik seperti itu kepada anak saya.

Kita minta pihak berwenang disekolah dan Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh turut campur memberikan tindakan terhadap oknum guru.”

Saya minta Kepsek Firdausri untuk bertindak dan mengeluarkan surat pindah anak saya dari sekolah. Anak saya tidak mau sekolah lagi di SMPN 2 dan Kepsek sudah janji tapi tidak konsisten,”ujar Sukardin selaku Wali Murid.

Malah kabar mencuat saat ini dari orang tua siswi, Kamis (29/9/22) pukuk 13:00 WIB, pihak sekolah untuk bela diri malah ada oknum sengaja mau provokasi dengan ancaman berdemo ke rumah orang tua Siswi Suci Ulfa Salsabilah.

Sementara Firdausri selaku Kepsek SMPN 2 Sungai Penuh sudah berkali-kali dihubungi via selulernya oleh siasatinfo.co.id tidak mau mengangkat telepon padahal berdering. (Boy/Mdona)