Kisruh Jalan Setapak, Warga Tuding Kades Kuap Serobot Tanah Masyarakat 

0

Siasatinfo.co.id, Berita Batanghari – Warga Desa Kuap pertanyakan pembangunan jalan setapak oleh Pemerintah Desa karena menurut warga jalan cor beton dengan ukuran panjang 500 meter dan lebar 70 cm dianggap masyarakat tidak efektif dan sering meninggalkan kisruh.

Sebab, dijalan tersebut kerap kali pengendara motor terjatuh saat melalui jalan sempit tersebut.

Menurut warga, Jalan cor beton tersebut merupakan  lahan tanah milik masyarakat
Yang di tanami kelapa sawit dengan pola kemitraan bersama salah satu perusahaan serta di bangun jalan untuk aktivitas perkebunan.

Akibat sering terjadi nya banjir lahan yang di tanami kelapa sawit tidak produktif sehingga pihak perusahaan mengembalikan lahan tersebut kepada masyarakat.

Namun pembangunan jalan cor beton oleh Pemdes Kuap yang terletak di seberang desa Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari bakal menuai persoalan baru.

Dimana menurut masyarakat, Kades membangun jalan cor beton di jalan bekas perusahaan tersebut tanpa melalui persetujuan warga sebagai pemilik bidang tanah.

“Ini yang sangat kita sayangkan, pemerintah Desa membangun jalan cor beton tersebut tanpa melalui proses hibah dan persetujuan kami selaku pemilik lahan, ini kan penyerobotan,” Kata salah satu warga, Minggu (4/08/2023).

“Dan kami juga tidak tahu berapa jumlah anggaran yang di pergunakan oleh desa karena tidak memiliki papan informasi tentang pembangunan jalan cor beton. Tahun 2022 tersebut,” Tutupnya.

Terpisah, Kepala Desa Kuap Aljumardani saat di kunjungi ke rumahnya tidak berada di tempat, namun istri Kades Aljumardani berbohong dengan mengatakan bahwa suami nya mendadak pergi karena di panggil Pak Sekda.

“Barusan saja dia keburu berangkat karna kata nya di panggil pak sekda,” Kilah istri Kades.

Namun kepala Desa Kuap tersebut saat di hubungi via telepon whatsapp tidak merespon pesan.(Herlas)