
Siasatinfo.co.id, Muaro jambi – Kejam.!! Korban R alias Opung (50) pemilik kebun sawit di Desa Bukit Baling Km 43 tewas berlumur darah karena dibunuh anak semangnya sendiri berinisial AP (23).
Peristiwa pembunuhan sadis dan kejam ini dengan menggunakan sebuah cangkul kebun itu dialami oleh korban Opung (50) pemilik kebun sawit, lalu korban dikubur pelaku AP (23) anak buah kebunnya sendiri disekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP).
Informasi diperoleh, terungkap korban Opung dibunuh anak buahnya kebunnya sendiri berinisial AP (23) dipicu soal pencurian uang dilakukan pelaku pembunuhan.
Kejadian pembunuhan kejam ini sontak bikin Warga Desa Bukit Baling Km 43, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi menjadi gempar lantaran pelaku pembunuh diungkap oleh penyidik dari Mapolres Muaro Jambi, Selasa (21/09/21) kemarin.
Kejadian pembunuhan ini dibenarkan oleh AKBP Yuyan Priatmaja, melalui AKP Khoirunnas Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi. Dikatakan Kasat, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kejadian itu.
“Tim Satreskrim Polres Muaro Jambi bersama Polsek Sekernan telah melakukan olah TKP atas ditemukannya mayat seorang Pria di km 43 Desa Bukit Baling Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi” ujarnya.
Diketahui yang menjadi korban adalah (R) alias Opung (50) yang merupakan warga setempat, pemilik kebun kelapa sawit yang tidak lain merupakan orang yang mempekerjakan pelaku “AP” (23) berasal dari warga Desa Karmeo, Kabupaten Batanghari dan tinggal bersama korban.
Sedangkan motif pembunuhan lantaran pelaku “AP” ketahuan mencuri uang milik “R” sebanyak 1jt 50 ribu rupiah pada Sabtu 18 September 2021 lalu.
Sehingga membuat pelaku gelap mata dan langsung melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara dipukul menggunakan cangkul. Lalu, mayat korban pelaku kubur tidak jauh dari lokasi pembunuhan.
“Saat ini pelaku berinisial AP telah di amankan di Mapolres Muaro Jambi” tutupnya.
AP pelaku pembunuhan sadis ini terlebih dahulu di amankan berawal dari kecurigaan polisi. Pelaku melaporkan bahwa korban R telah hilang, berbekal informasi demikian, penyelidikan polisi terungkap bahwa AP adalah pelaku atas hilangnya nyawa korban Opung (50). (Hrlas/Red)