Hendra Merasa Tertipu, Belasan Orang Pelamar di PLTA Ternyata Jadi Korban Roki

0

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Terkait soal kasus dugaan Pungli terhadap Belasan Warga Semurup Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci Jambi yang di punguti uang administrasi sebesar Rp 4 juta per orang.

Ternyata Hendra bersama keluarganya turut menjadi korban kelicikan Roki (35) selaku HRD atau koordinator lapangan dari PT.Cidas Supra Metalindo yang telah menjamin diterima kerja hanya bohong belaka.

Menurut pengakuan Hendra (38) Warga Desa Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, kepada Siasatinfo.co.id, Sabtu 4 Maret 2023 sekitar pukul 15:30 WIB, menyebutkan bahwa pungutan uang administrasi itu tidak ada diminta oleh saya.

“Memang ada 14 orang keluarga saya dirumah yang minta dibantu masukkan kerja ke PLTA melalui Roki. Karena Roki jamin bisa masukkan keluarga kami bisa masuk kerja dengan surat lamaran.

Sekarang tinggal 5 orang yang tinggal belum uangnya kita kembalikan karena mereka masih mau kerja.”

“Tapi sampai saat ini keluarga suami saya tidak juga diterima kerja di PLTA. Roki sampai saat ini belum mampu mengendalikan uang keluarga saya,”ucap Hendra.

Dikatakan Hendra lagi, usai keluarganya bayar administrasi ke Roki sebesar Rp.4 juta memang sengaja disetor ke Roki sebesar Rp.2,5 juta.

“Sebesar Rp 1,5 juta sengaja kita tahan pembayarannya untuk berjaga-jaga jika Roki tidak mampu mengurus keluarga saya untuk masuk sebagai calon pekerja.

Kalau Roki kami tagih selalu jawabnya akan dikembalikan uang calon pelamar kerja.”

“Tapi kami tunggu berbulan-bulan uang yang kita minta ke dia sampai saat ini malah tak kunjung ada. Saya berharap secepatnya Roki menyelesaikan uang keluarga saya,”tegas Hendra kepada Siasatinfo.co.id, Sabtu (4/3/2023).

Informasi terakhir diterima siasatinfo.co.id, Roki masih kondisi menghilangkan diri dari kejaran para calon pelamar kerja.

“Dia saat ini sedang happy-happy bersama isteri mudanya dengan memiliki rumah kost sekitar Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh.

Bahkan kita sudah mencari Roki ke rumah kakak Nur (Isteri Muda – Red) di Desa Sungai Rumpun, Kecamatan Gunung Tujuh, mengakui bahwa Roki dengan isterinya Nur memang sedang di rumah beberapa hari.”

“Kemana pun dia lari percuma dan dia bersama isteri mudanya Nur Azizah tidak bisa bersembunyi tanpa ada tanggungjawab yang harus segera dia selesaikan,”ujar Mul kecewa dengan janji manis Roki.

Sangat diharapkan bagi keluarganya Roki maupun masyarakat luas, jika mengetahui keberadaan Roki untuk segera menghubungi keluarga para pelamar pekerjaan yang merasa tertipu. (Tim Red)