Dana Rp 800 Juta Menguap? Lapangan Bola di Tanjung Pauh Mudik Kabur

0

Siasatnfo.co.id, Berita Kerinci –Pembangunan lapangan sepakbola di Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat karena masih kabur dan menguap ke publik.

Pasalnya, proyek yang disebut-sebut telah menelan anggaran hingga Rp 800 juta itu dinilai belum menunjukkan hasil yang signifikan artinya belum jelas wujudnya.

Informasi yang dihimpun media ini saat turun langsung ke lokasi proyek menyebutkan bahwa pekerjaan tersebut telah berjalan kurang lebih dua tahun.

Namun, kondisi di lapangan dinilai belum mencerminkan penggunaan anggaran yang begitu besar.
“Ini dikerjakan oleh BUMDes bersama lima Desa di Tanjung Pauh Mudik. Sudah berjalan dua tahun dan anggaran yang dihabiskan sekitar Rp800 juta,” ujar salah seorang sumber kepada media ini.

Meski anggaran terbilang fantastis, warga menilai belum tampak wujud lapangan sepakbola yang layak dan sesuai harapan masyarakat. Beberapa bagian disebut masih jauh dari standar lapangan yang representatif.

“Dengan anggaran sebesar itu, kami belum melihat perubahan yang berarti. Belum ada lapangan yang benar-benar bisa digunakan sebagaimana mestinya,” ungkap warga lainnya.

Atas kondisi tersebut, masyarakat mendesak agar pihak berwenang segera turun tangan melakukan pemeriksaan. Mereka meminta Inspektorat Kabupaten Kerinci hingga aparat penegak hukum untuk melakukan audit dan menelusuri dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran proyek tersebut.

“Kami minta Inspektorat dan aparat penegak hukum memeriksa kondisi dan penggunaan anggaran lapangan yang dikerjakan oleh BUMDes ini,” harap warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola BUMDes yang diketuai M Donel maupun pemerintah desa terkait menguap nya dana hampir Rp 1 Milyar .(Tim Red)