Bumdes Benteng Rendah Mersam Sarat Masalah

0

Siasatinfo.co.id, Batang Hari – Badan Usaha Milik Desa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bumdes khususnya di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari,di duga kuat sarat dengan masalah.

Pasalnya, Bumdes yang dianggarkan dari Dana Desa tahun 2018 itu di sinyalir bermasalah dan sekarang mandek alias tidak berkembang.

Informasi yang dihimpun siasatinfo.co.id dari salah satu sumber yang enggan di publish namanya menyebutkan bahwa jenis usaha yang di kelola adalah Token listrik E Billing, Pupuk, Semen dan Pangkalan Gas.

Sementara pada pelaksanaan usaha Pangkalan gas tersebut  dialihkan pada  pembuatan kandang ayam semi permanen di lahan kebun pribadi yang bukan lahan milik desa dengan perjanjian pinjam pakai tanpa sepengetahuan Badan Pengawas(BP) Bumdes setempat.

“Ini lah masalahnya, usaha pangkalan Gas dialihkan ke kandang ayam tanpa persetujuan atau musyawarah dengan Badan Pengawas.

“Ini kan aset desa, kalo pemilik tanah menjual lahannya, bagaimana nasib kandang ayam, ini kan tidak ada dalam rancangan dalam bumdes”  ungkap sumber beberapa waktu lalu

Tak hanya itu, pembuatan gudang semen juga diduga mark up dan kondisi semen yang barada dalam gudang juga sudah mengeras serta kondisi kandang ayam yang kosong dan dan nyaris terbengkalai begitu saja.

Sehingga usaha semen dan ternak ayam menurut sumber mengalami ketekoran.

Anggota Badan Pengawas (BP) M. Topek pada Bratapos.com menyayangkan tidak ada nya pemberian SK resmi kepada seluruh Anggota BP dari pengelola Bumdes Benteng Rendah tersebut.

“Ini kan uang negara, Kami bekerja berdasarkan SK, namun kami tidak di berikan SK bahkan kami tidak diajak, sementara pencairan di Bank, harus ada tanda tangan BP” kata M. Topek

Terpisah, untuk keperluan komfirmasi, direktur Bumdes yang lebih di kenal dengan sebutan Sari Suyet beberapa kali di sambangi wartawan di rumah nya  tidak berada di tempat. (Herlas)