Air tidak mengalir, Warga Nipah Panjang keluhkan PDAM

0
Spread the love

Siasat info Tanjabtim – Masyarakat Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengeluhkan air PAM yang sudah tiga hari tidak mengalir. Biasanya, jika dipagi hari tidak mengalir, maka disore harinya akan mengalir.

Seperti yang disampaikan oleh Ida, salah satu pelanggan, ia mengaku sudah tiga hari ini air PAM tidak mengalir tanpa ada pemberitahuan sama sekali.

“Saya sudah tiga hari tidak menikmati air PAM dari pagi sampai malam, ditunggu- tunggu, ternyata tidak mengalir, untung saya ada sumur bor sendiri. Kalau tidak terpaksa kami dak bisa mandi dan mencuci. Kalau memang air tidak mengalir tolonglah dikasih tahu. Biar kami pelanggan tidak kecewa,” ujarnya sabtu (23/2).

Kemudian hal yang sama juga dikatakan lilis, salah satu warga RT 03 RW 06, ia mengatakan, selama tiga hari ini dirinya sanagt mengeluh terkait air PAM Nipah Panjang tidak kunjung mengalir. Biasanya, kalau pagi tidak mengalir, maka disore hari air pasti mengalir walaupun tersendat sendat.

“Tapi sejak tiga hari belakangan ini ditunggu tunggu mulai pagi sampai sore hari belum juga mengalir,” katanya.

Sambung lilis, untuk mandi dan mencuci ia terpaksa mengisap air plimer. Walaupun air plimer tersebut tidak begitu bersih terasa masam dan kelat.

“Apa mau di kata, walaupun air plimer tidak begitu bersih tetap juga digunakan. Daripada dak bisa mandi dan mencuci,” kesalnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Wak Roni, dirinya merasa kecewa karena lantaran kemacetan air PAM ini tanpa ada penjelasan atau pemberitahuan dari pihak PAM.

“Padahal sayo kemaren barusan bayar air PAM, Jangan haknyo bae diminta, tapi hak Kami sebagai pelanggan, tolong diperhatikan jugo,” ujarnya.

Sambung Wak Roni, akibat air macet ini, untuk mandi dan mencuci dirinya terpaksa numpang ditempat anaknya.

“Dengan macetnya air PAM ini minimal sudah merugikan kami sebagai pelanggan,” Sambung Wak Roni, sabtu (23/2).

“ Saya berharap pada pihak terkait agar segera mengecek ke lokasi. Dan kalau bisa, pipa di Rantau Rasau tolong dipisahkan dengan pipa di Nipah Panjang,Kalau begini terus kami pelanggan di Nipah Panjang dapat bagian sisanya terus. Masyarakat Rantau Rasau dapat bagian pagi bisa  lancar tidak ada kendala apa pun, Tapi Kami yang diujung Nipah Panjang dapat sisanya, Walaupun airnya mengalir paling cuma malam, baru bisa mengalir, Itupun harus dihisap dulu dengan mesin air ” Tegas Wak Roni dengan nada emosi.

Menanggapi hal ini, Widodo selaku Cater Puding saat dikonfirmasi melalui via telepon mengakui, memang dalam dua atau tiga hari ini air PAM untuk SK 22 dan Nipah Panjang tidak mengalir. Dikarenakan ada pipa di Puding yang menuju Sk 22 dan Nipah Panjang putus.

“ Tapi sekarang sudah selesai diperbaiki, InsyaAllah nanti sore (minggu sore) lancar,” akunya, minggu (24/2). (Faradise)

Tinggalkan Balasan