Warung Remang-Remang Herman Botak Diduga Tempat Prostitusi Terselubung 

Siasatinfo.co.id, Berita Bungo – Maraknya warung remang-remang di SPA, Desa Purwasari, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Muara Bungo, Provinsi Jambi terlihat mulai meresahkan Masyarakat sekitar.

Sebab, kuat dugaan warung ini tidak hanya tempat makan minum tapi dimanfaatkan menjadi areal prostitusi terselubung dan minum – minuman keras oleh pelaku.

Menurut salah satu warga sekitar yang tidak mau disebut nama lengkap, B (60), mengatakan, warung remang-remang adalah istilah untuk warung-warung yang disalahgunakan pemiliknya diduga untuk kegiatan prostitusi.

Masyarakat mengeluhkan karena aktivitas maksiat dikhawatirkan membawa pengaruh buruk terhadap masyarakat dan anak-anak di daerah itu.

“Warung remang-remang Milik Herman/ Botak Cs tepatnya di SPA, Desa Purwasari, Kecamatan Pelepat di atas lokasi yang disewanya 30 juta selama 10 tahun.

Aktivitas tersebut sangat jelas meresahkan dan menghantui warga. Seharusnya Pemerintah Kabupaten Muara Bungo melakukan penertiban,” jelas B pada Kamis, (30/6/22) saat memberikan keterangan pada Media ini.

Lanjut Wr menuturkan, saat ini masyarakat khawatir karena jika dibiarkan jumlahnya akan bertambah banyak. Apalagi di sekitar kawasan itu banyak permukiman masyarakat umum.

Hal senada juga disampaikan W (50), keberadaan warung remang-remang itu meresahkan warga mulai dari kebisingan musik tiap malam dan juga banyak orang mabuk minuman keras.

“Dugaan warung remang-remang itu sudah menjurus ke PROSTITUSI terselubung yang ada di Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Muara Bungo ini.

“Kami Warga sudah resah melihat aktivitas warung remang-remang tersebut dan kuatir bisa berdampak negatif bagi keluarga bila melihat perbuatan yang tidak senonoh itu.

“kami meminta pemerintah khususnya penegak hukum di wilayah Kabupaten Muara Bungo jangan berdiam diri. Segera lah lakukan penertiban terhadap Aktivitas tersebut,”tandasnya.

Sementara saat dikonfirmasi Herman yang sering disapa Botak, disoal terkait izin hiburan, ia menjawab tidak bisa dibuat izin.

“kalau gini semua orang tau ini salah, untung saja ini di koordinir dengan KTI sebagai keamanan. Kami hanya membayar senilai 1,5 juta perbulan dengan setoran tanggal 1 ke Oknum Karang Taruna (KTI) Rp. 500.000.

Bahkan diakuinya, setiap tanggal 10 ada setoran ke oknum anggota Koramil Rp. 500.000.

“Tanggal 20 ke Oknum Polsek Pelepat Ilir juga sebesar Rp. 500.000,” sebut Botak berdalih seakan-akan leluasa beroperasi lantaran ada bekingan. (Bayhakie)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Tragis! Seorang Isteri Tewas Diujung Parang Suami di Sarolangun, Anak Korban Berteriak Minta Tolong Warga

Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…

13 jam ago

Buntut Blokir Dana PT Batang Bayang Kelar, Perseteruan Kubu Inal – Samsu Arifin Cs Bakal ke Jalur Hukum 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…

20 jam ago

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

3 hari ago

Jika Dana Pendidikan Rp 270 Triliun Dipakai MBG Dipisahkan Bakal Melorot Bakal Tersisa Rp 30 T

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Polemik anggaran besar untuk makan bergizi gratis (MBG) yang terserap sekitar…

6 hari ago

Bersama Teman Wanita, Bupati Pemalang Ditangkap KPK  di Hotel Kawasan Jakarta

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Parah! Bersama seorang wanita di sebuah hotel,  Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…

6 hari ago

Warga Pasar Siulak Deras Resah, Material Basah Dump Truk Picu Kecelakaan, Dishub Harus Bertindak! 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Akibat angkutan material pasir dalam kondisi basah yang dibawa mobil Dump…

2 minggu ago