Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Parah!! Jelang Idul Fitri 13 Mei 2021 mencuat sebuah pengakuan dari seorang supir, bahwa prilaku oknum polisi di Puncak, yakni Perbatasan Sungai Penuh Provinasi Jambi – Provinsi Sumatera Barat via Tapan, setiap sopir yang akan melewati jalur tersebut harus membayar sejumlah uang.
Hal ini diakui oleh salah seorang sopir dalam video berdurasi 1.21 menit, dikirim oleh salah seorang pegawai Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh ke Wartawan Kerincitime.co.id yang dikutip Siasatinfo.co.id.
Dalam video tersebut seorang sopir mobil diminta uang oleh oknum polisi di Pos TNKS Puncak Sungai Penuh – Tapan sebesar Rp. 300.000,-, bukan hanya satu orang tapi ada banyak sopir lainnya juga diminta uang bervariasi, ada yang 300 ribu, ada yang 250 ribu.
Salah seorang Sopir dengan mengendarai mobil plat BA 8809 BY mengaku diminta uang oleh oknum polisi.
Kejadian tersebut sabtu 1 Mei 2021, di Pos TNKS Puncak Sungai Penuh – Tapan.
Kasat Lantas Polres Kerinci Yudistira saat dikonfirmasi tidak ada anggota yang melakukan hal tersebut, “Sudah kito nanyo samo anggota dak ado katonyoo Gaa” ungkap Yudistira dilansir dari kerincitime oleh siasatinfo.
Pernyataan dari Kasat Lantas AKP Yudistira sepertinya sangat terbalik dari keterangan pada rekaman video pengakuan seorang supir bernama Didi Candra.(Red Sst)
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…
Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…
Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…