Selain Kades Suwinadar Diperiksa Polres Kerinci, Kini Menjalar ke Nel Edwin Mantan Pjs Lubuk Tabun

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Nah, semakin panas dan hangat diperbincangkan soal dugaan pelaksanaan dana Desa Lubuk Tabun yang disinyalir sebagai lahan empuk ratusan juta lumbung korupsi oleh petinggi Desa.

Dugaan fiktif Pelaksanaan Uang Desa Lubuk Tabun Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci Jambi, Aparat Hukum Diminta Bertindak Cepat. Harian Online Siasatinfo.co.id

Buntutnya, setelah Kades Haji Suwinadar dipanggil dan diperiksa penyidik tipikor Polres Kerinci, Rabu (30 Juni 2021) kemaren, kini menjalar ke Nel Edwin mantan Pejabat Sementara (Pjs) Desa Lubuk Tabun pada 2019 silam.

Saat Nel Edwin Dilantik Sebagai Pjs Kades Lubuk Tabun di Aula Kantor Camat Siulak Mukai, 9 Juli 2019. Harian Online Siasatinfo.co.id

Diketahui pengelolaan dana Desa oleh Pjs Kades Nel Edwin 2019, ternyata lebih parah dari Kades definitif yang baru satu tahun menjabat mulai 2020.

“Jalan perkerasan senilai Rp 257 juta itu semestinya dikerjakan pada tahun 2019 masa jabatan Pjs Nel Edwin. Tapi, malah dikerjakan oleh Kades Suwinadar dengan sumber anggaran dana desa untuk tahun 2020.

“Kata Nel Edwin selaku Pjs Kades waktu itu, kalau dana ini tidak terlaksana akan kita kembalikan ke kas desa. Hingga saat ini kami belum tau kemana dana tersebut,”beber Ketua BPD Lubuk Tabun.

Informasi diperoleh siasatinfo.co.id, Kamis (1/7/2021), buntut dari dugaan korupsi  yaitu pengelolaan uang anggaran Desa Lubuk Tabun, Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi ini, Team Tipikor Polres Kerinci, selain memanggil dan memeriksa Kades Suwinadar dan eks Pjs Nel Edwin, penyidik juga memanggil BPD Desa Lubuk Tabun.

Pemeriksaan Kades Suwinadar di depan penyidik akui bayar temuan Desa sudah mencapai Rp.79 juta dan masih ada yang belum dibayarkan.

Namun, kata Kades temuan saat Pjs Kades mengelola anggaran desa tidak jelas berapa temuannya. Padahal menurut Kades pelaksanaan DD 2019 lebih parah.

“Ada dugaan TL (Tindak Lanjut Laporan) di Inspektorat Kerinci sengaja di rekayasa oleh oknum yang bertugas,”kata sumber siasatinfo.co.id.

Sebelumnya diberitakan, dugaan Lumbung fiktif uang Desa yang dikelola dengan penuh rekayasa adalah, Rp. 42 juta dana Covid-19 terealisasi paling tinggi Rp.10 juta, Uang PKK nol besar, Uang Karang Taruna tak jelas, Dana Adat, Alim Ulama, serta dana sekolah PAUD fiktif, dan dana Bumdes dari Rp.60 juta tak jelas juntrungan.

Syafritman Ketua BPD Desa Lubuk Tabun Tak Gentar Hadapi Ancaman Demi Kebenaran dan Masyarakat Mendukungnya. Harian Online Siasatinfo.co.id

Carut marut pengelolaan DD Lubuk Tabun semakin runyam dan bikin warga geram. Apalagi soal dana BLT yang tak jelas kapan warga dapatkan.

Kepada siasatinfo.co.id, Selasa (29/6/21) dari Syafritman selaku Ketua BPD menyebutkan, bahwa Kades Suwinadar akan diundang rapat besar besok Jum’at malam (02 Juli 2021) siap sholat Isya sekitar pukul 20:00 WIB.

“Kami telah menyebarkan undangan untuk rapat besar bersama masyarakat di dalam Masjid pada Jum’at malam tanggal 2 Juli 2021 sekitar siap sholat isya.

“kita undang Kades Suwinadar hadir agar bisa memperjelaskan soal anggaran dana desa kepada masyarakat, seperti uang PKK, PAUD, Covid-19 dan lainnya.

Serta tumpang tindih fisik pekerjaan perkerasan jalan senilai Rp 257 juta diduga kuat terjadi penggelembungan harga,”ungkap Syafritman.(Mul/Red Sst)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Meninggalnya Brigadir EWS Polres Tanjabtim, Polda Jambi Pecat 5 Polisi Terlibat Pengeroyokan 

  Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Peristiwa heboh dan mengejutkan publik di korps baju seragam coklat…

2 hari ago

Tragis! Seorang Isteri Tewas Diujung Parang Suami di Sarolangun, Anak Korban Berteriak Minta Tolong Warga

Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…

3 hari ago

Buntut Blokir Dana PT Batang Bayang Kelar, Perseteruan Kubu Inal – Samsu Arifin Cs Bakal ke Jalur Hukum 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…

3 hari ago

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

5 hari ago

Jika Dana Pendidikan Rp 270 Triliun Dipakai MBG Dipisahkan Bakal Melorot Bakal Tersisa Rp 30 T

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Polemik anggaran besar untuk makan bergizi gratis (MBG) yang terserap sekitar…

1 minggu ago

Bersama Teman Wanita, Bupati Pemalang Ditangkap KPK  di Hotel Kawasan Jakarta

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Parah! Bersama seorang wanita di sebuah hotel,  Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…

1 minggu ago