Daerah

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang guru di SMPN 5 Kerinci berlokasi di Kecamatan Siulak Mukai makin hangat diperbincangkan publik.

Selain dugaan santer pemerasan para guru sertifikasi, kasus ini menyeret nama Almiadi.Spd, selaku Kepala Sekolah.

Agar lolos dari buah bibir dan mulus kelabui publik, kini kabarnya muncul surat pernyataan secara kolektif yang terpaksa diteken para guru supaya jejak Pungli di SMPN 5 Kerinci bakal tenggelam.

Bertameng kan sehelai surat pernyataan diduga atas perintah Kepsek Almiadi yang terpaksa diteken 25 orang guru itu, tidak menutup ada kasus Pungli pengusulan bahan untuk pencairan dana sertifikasi disekolah tersebut.

Karena menurut sumber langsung ke Siasatinfo.co.id, Senin (25/5/2026), pungutan liar (Pungli) sebelumnya sudah ada bandrolnya sebesar Rp.500 Ribu Per Guru Sertifikasi.

“Sebelum ribut dan protes para guru sertifikasi uang Rp 500 Ribu per bahan usulan sudah di bandrol. Sekarang naik pula menjadi Rp.800 ribu.

Tentu menimbulkan masalah, maka terjadi pertengkaran antara Ibuk Resi sama Ibuk Mega. Sebenarnya uang setoran Rp.500 ribu saja tidak boleh karena ini sudah pungutan liar yang memberatkan para guru sertifikasi.”

“Para guru sepertinya terus dibawah ancaman Kepsek, siapa yang tidak bayar akan di catat namanya, entah apa pula maksudnya kalau bukan untuk menekan,”ujar sumber yang namanya tidak dipublikasikan.

Lanjut sumber, kasus dugaan Pungli ini mencuat kepermukaan baru rencana sudah heboh dan ribut sampai keluar lingkungan sekolah SMPN 5 Siulak Mukai.

“Cuma apa ada yang sudah bayar Rp 800 ribu, kita belum tau persis. Tetapi yang jelas sebelumnya Kepsek tetap minta Rp.500 ribu masing-masing guru yang sertifikasi.

Jabatan Almiadi menjadi Kepsek SMPN 5 Kerinci belum difinitif hanya Peltu titipan Pak Murison diakhir jabatan beliau selaku Kadis Pendidikan Pemkab Kerinci.”

“Sekarang untuk mengelabui sorotan publik, Kepsek Almiadi menyuruh semua guru sertifikasi menandatangani pernyataan secara kolektif diatas materai, bahwa tdk ada pungli,”ungkap sumber.

Terpisah, Isra Kamal selaku Kadis Pendidikan dan Pengajaran Pemkab Kerinci terperangah atas kejadian di SMPN 5 Kerinci. “Saya sudah sampaikan kepada Kabid SMP di Dinas,”Ujarnya singkat.

Terkait dugaan Pungli berjumlah sekitar 25 orang guru yang terus dimintai uang untuk usulan bahan sertifikasi sebesar Rp.500 Ribu, hingga berita ini dilansir Kepsek Almiadi masih bungkam.(Tim Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

3 hari ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

4 hari ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

4 hari ago

Janjikan Lolos Honor Tanpa Tes, Eks Kadis Damkar Merangin Abdul Lazik Diduga Sikat Uang Pelicin Puluhan Juta Rupiah

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Skandal dugaan pungutan liar yang di lakukan oleh salah seorang oknum…

5 hari ago

Pusaran Pungli Sertifikasi Guru SMPN 5 Kerinci Ajang Pemerasan, Kepsek Almiadi Terseret 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Makin parah!! Dugaan Pungutan Liar (Pungli) mencapai Ratusan Ribu sebagai pelicin…

5 hari ago

Penerima Paket 375 Gram Emas Capai Rp 2 M Dibandara Jambi Belum Terendus

Ratusan Gram Emas Diamankan Polisi dan Petugas Bandara Sulthan Thaha Jambi Ilegal Tanpa Dokumen Resmi…

1 minggu ago