Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Seorang pria pekerja pemasangan spanduk merk rokok Sampoerna nyaris tewas kesetrum kabel listrik dan korban tergantung di papan reklame diduga karena sengatan arus listrik tegangan tinggi.
Peristiwa mengejutkan banyak warga terjadi pada Selasa (4/10/22) tepat saat hari pasar di Kelurahan Siulak Deras, Kabupaten Kerinci.
Ratusan warga dikejutkan karena korban dalam kondisi tergantung diatas besi plang papan reklame seperti sudah tak sadarkan diri butuh bantuan.
Informasi berhasil dihimpun Siasatinfo.co.id, Selasa (4/19/22) sekitar pukul 15:00 WIB, Pria yang sedang bekerja diatas papan reklame berhasil diselamatkan rekan kerjanya dan dibantu mobil Dinas Damkar serta warga Pasar Siulak Deras.
“Ya memang ada kejadian pria yang tersengat arus listrik sedang masang spanduk rokok sampoerna di papan reklame.
Katanya pria itu pekerja dari rokok Sampoerna dengan kawannya hendak masang spanduk rokok.”
“Tadi ada banyak warga yang nyaksikan kejadian, korban sepertinya selamat karena sudah bernafas. Korban ditolong rekan kerjanya dan ada mobil Damkar turun lokasi untuk membantu korban,”ujar salah satu warga Pasar Siulak Deras.
Beruntung Korban belum diketahui identitasnya berhasil ditolong warga pasar bersama petugas keamanan.
Untuk menyelamatkan korban tersebut langsung dibawa ke rumah sakit oleh ambulans dari Puskesmas Siulak Deras.(Em/Ncoe)
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos.M.Si, sore ini, Jum'at (17/4/2026), sekitar pukul 17:00…
Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Kasus kematian tragis dialami seorang wanita berstatus sudah bersuami yang bekerja…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Viral.!! Satu mobil box pengantar makanan bergizi gratis (MBG) wilayah Kayu…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Gelagat buruk dan maraknya dugaan Pungli uang Komite dan perpisahan bagi…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pungutan Uang Komite Sekolah dan uang perpisahan di SMAN 4 Kerinci…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Gawat!! Tindakan semena-mena melakukan tindakan pungutan uang liar (Pungli) uang Komite…