MAN 2 Merangin Diduga Sarang Pungli, KEMENAG Diminta Ambil Tindakan

Siasatinfo.co.id Berita Merangin – Tindak tanduk yang melekat dalam jabatan publik Kementerian Agama RI Kabupaten Merangin pada diri Kepala Madrasah saat ini menjadi sorotan publik terutama wali murid.

Jika perilaku sudah diluar etika tentu sangat dilarang karena dapat menurunkan wibawa pribadi maupun jabatan atau instansi Kementerian Agama RI pada umumnya di mata Masyarakat Kabupaten Merangin.

Sang pejabat lupa bahwa ada etika yang diemban dalam jabatan sehingga pelanggaran atas etika di anggap hal biasa, bahkan berkelit dengan berbagai alasan.

Bagaimana tidak, dugaan perbuatan parah Fahru sang kepala Madrasah beraninya melakukan Praktik jual beli buku latihan kerja siswa (LKS) di MAN 2 yang berada di Jl. Pembangunan, Kelurahan Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin mulai mencuat.

Mencuatnya hal tersebut beredar informasi dari mulut ke mulut warga setempat yang disinyalir dugaan Praktik terlarang tersebut menjadi kesempatan bagi oknum tertentu di MAN 2 Merangin untuk meraih keuntungan pribadi dan mengatasnamakan Sekolah.

Fenomena ini sudah lama terjadi di MAN 2 Merangin sebut sumber, Kebiasaan ini sebenarnya sudah berlangsung lama meski dilarang oleh Kementrian, namun pihak sekolah menggunakan Modus lain untuk melancarkan aksi yang dilarang itu.

Dikatakan Warga, MAN 2 Merangin bukan hanya menjual LKS pihak sekolah juga berbisnis jual beli seragam sekolah ke Siswa-siswi.

“Sebenarnya praktik pungli itu berpotensi besar ke wilayah tindak pidana. Jadi hati-hati saja bagi sekolah-sekolah yang melakukan praktik penarikan itu,” tegas Warga meminta.

Berdasarkan KUHP praktik pungli bisa dijerat dengan Pasal 368 dengan acaman hukuman maksimal 9 tahun dipenjara. Dan jika pelaku pungli berstatus PNS maka akan dijerat dengan Pasal 423 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun dipenjara.

Dan pembelian LKS dengan jumlah tertentu tersebut juga bertentangan dengan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 tentang pungutan dan sumbangan biaya pendidikan pada satuan pendidikan dasar.

“Melalui Media ini Warga meminta pihak sekolah MAN 2 yang melakukan pungli itu mengembalikan uang kepada wali murid. Jadi, tidak perlu memaksakan siswa itu untuk membeli,” tutur warga.

Sementara itu Fahru Kepala MAN 2 Merangin saat di wawancarai melalui Pesan WhatsApp Kamis ( 21/7/22 ) membenarkan kalau disekolah nya ada Praktik Jual beli LKS dan perdagangan Jual beli seragam sekolah.

“Ya betul itu sudah  hasil rapat komite kemaren. Ada Saipan sebagai wali murid dan anggota komite orang itulah yg menentukannya,” ucap Fahru mengelak. (By)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Heboh Oknum Sekcam Misterius Malam Hari Dengan WIL di Kemantan Kerinci, Ini Sosok dan Pengakuannya

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Terkait video heboh dan menggemparkan warga Desa Kemantan Raya, Kecamatan Air…

3 jam ago

Heboh!! Oknum Sekcam di Kerinci Malam-malam Terciduk Berduaan Dirumah Wanita Cantik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Heboh dan sempat viral seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) yang…

23 jam ago

Kapolres Kerinci Berganti, Kursi Diduduki AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -  Tidak hanya mutasi setingkat Kasat dan Kapolsek yang di rotasi dilingkup…

1 hari ago

Rugikan Negara Rp 11,9 M, Kejati Jambi Tahan Petugas KJPP Tanah Pelabuhan Ujung Jabung

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi -  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi…

5 hari ago

Eks Kadis dan Bendahara Damkar Pemkot Sungai Penuh Resmi Ditahan Kejaksaan

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Akhir pengungkapan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara, Kejaksaan Negeri…

6 hari ago

Viral.!! Postingan Pria Siulak Deras Kerinci Terlantar di Ketapang Lampung Selatan Ingin Pulang

Siasatinfo.co.id, Berita Lampung - Viral.!! Seorang pria memakai topi dengan jaket jeans warna biru yang…

2 minggu ago