Duhc Pesta layaknya dunia gemerlap atau dugem a'la diskotek pelajar SMA terulang lagi di Jambi, dibubar paksa petugas.
Siasatinfo.co.id, Berita Jambi – Lagi – lagi kelakuan puluhan pelajar di Jambi, jangan ditiru pelajar lainnya. Dipandu disc jockey (DJ), pesta layaknya dunia gemerlap atau dugem ala diskotek itu terulang lagi di Jambi. Mereka sengaja bikin pesta ulang A’la Ngedugem di sebuah hotel yang bikin gerah para orang tua serta menuai sorotan miring publik.
Diketahui kelakuan sejumlah pelajar SMA 1 Xaverius Kota Jambi yang menggelar pesta ulang tahun namun bergaya ala dugem diskotek jadi sorotan. Lokasi tempat asyik joget dugem yakni, di Swiss-Belhotel Jambi pun malah terkena imbas kelakuan mereka ini.
Seperti dikatakan Kepala Satpol PP Jambi, Mustari Afandi kepada awak media, kegiatan para pelajar itu terpaksa dibubarkan lantaran tidak mematuhi protokol kesehatan atau prokes. Ia bilang sebelum dibubarkan, para pelajar asyik berjoget layaknya di diskotek ala dugem yang dipandu disk jockey (DJ).
Disamping tidak bermasker diantara pelajar yang berjoget, mereka juga tak menjaga jarak. Kemudian, kegiatan pesta itu juga tidak ada izin dari Satuan Tugas (Satgas) penanganan COVID-19.
Akibat acara ini kata Mustari, pihak manajemen Hotel Swiss-Belhotel Jambi didenda atas ketoledoran pelanggaran kegiatan pelajar ini.
“Atas kedapatan acara siswa SMA ditempat The View Swiss-Belhotel, kita akan beri sanksi denda yang nilainya mencapai Rp5 sampai Rp10 juta kepada pihak hotel,” kata Mustari, Minggu, (25/4/2021).
Sementara itu, puluhan siswa yang jadi peserta acara tersebut akan dilakukan rapid test antigen COVID-19. Pihak sekolah juga akan dimintai keterangan terkait kelakuan pelajarnya.
“Kita akan uji rapid test lagi puluhan siswa dan kegiatan Satpol PP merupakan penegakan terhadap Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro,” sebutnya.
Mustari menyebut para pelajar itu bikin kegiatan karena ada temannya yang merayakan ultah ke-17. Tapi, pesta itu justru berkesan heboh karena dipandu DJ serta lantunan musik yang keras.
“Kita bubarkan karena melanggar aturan di masa pandemi COVID-19. Dengan alasan apa pun acara pelajar ini harus kami bubarkan,” tegas Mustari.(Ids/red)
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Sejumlah Guru PPPK Paruh waktu menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor…
Siasatinfo.co.id, Jambi - Terlibat kasus korupsi dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Polda Jambi resmi menahan mantan…
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Komitmen Kepolisian memberantas praktik Ilegal Penambangan Emas di wilayah hukum Polda…
Siasatinfo.co.id, Jambi - Tepatnya kemarin Minggu, 3 Mei 2026 adalah merupakan peringatan "Hari Pers Sedunia"…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kabar gembira bagi masyarakat Provinsi Jambi yang sering mengeluh tentang hukum…
Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Tersandung kasus tindak pidana, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci…