Kibuli Banyak Media, Pj Bupati Diminta Copot Satu Bidang di Dinas Kominfo Kerinci

Siasatiinfo.co.id, Berita Kerinci – Parah, Dinas Kominfo Pemkab Kerinci saat ini menuai sorotan keras dari beberapa Media yang tergabung di IWO-I Kabupaten Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh, lantaran dikibuli Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik.

Sebab, baru hitungan hari Pemkab kerinci melalui Dinas Kominfo membuka penawaran pengumuman kerjasama dari 18 – 25 Maret selama 7 hari kerja sudah bikin masalah.

Belum habis 7 hari kerja sekitar tanggal 23-24 Maret untuk pendaftaran melalui website sengaja dikunci pemegang server. Tentunya Media yang akan mendaftar MOU jadi terancam gagal di tahun anggaran 2024 walaupun dari awal sudah terlambat 2 bulan terhitung dari Januari 2024 lalu.

Karena ulah perangai yang disinyalir dilakukan beberapa oknum di Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik, yang saat ini Kabid nya dijabat oleh Vicko Parbo sontak bikin kisruh dikalangan media.

Tak tanggung-tanggung, bahkan Ketua IWO-I, Doni jadi gerah dan meminta Pj Bupati Kerinci Asraf untuk mengevaluasi kinerja Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik. Ia pun dengan tegas Kabidnya dicopot dan diganti segera dengan orang yang layak.

Kejadian lebih parah disorot media tidak hanya kali ini,  pemberitaan di beberapa media pada tahun 2023, tentang belanja langganan koran dan publikasi media di Diskominfo sempat menuai sorotan keras dikalangan media. Namun kejadian ini Pj Bupati sepertinya bungkam.

Lebih parah lagi, terendus ada oknum pejabat dan Tenaga honorer Diskominfo Kabupaten Kerinci memegang Media yang tidak diketahui legal ataupun memiliki Wartawan di Wilayah Kerja Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Selain itu, Diskominfo dinilai tidak transparansi dalam mengelola anggaran belanja koran dan publikasi media selama Tahun 2023 yang lalu.

Atas peristiwa ini, tak heran jika Ketua IWO-I minta agar Pj Bupati Kerinci bertindak tegas terhadap oknum pejabat yang berperilaku buruk, terutama bidang pengelolaan informasi dan Komunikasi Publik yang saat ini dijabat Vicko Parbo.

“Kita berharap PJ Bupati Kerinci dengan tegas pecat Pejabat Diskominfo Kabupaten Kerinci yang nakal,”ujar Doni.

Lebih tegas lagi dikatakan aktivis senior Kerinci, Mulyadi mengatakan kalau Pj Bupati bungkam tentu ulah oknum Diskominfo ini dapat merusak nama baik Pemkab Kerinci.

“Tidak hanya PJ Bupati, tapi Kadis Kominfo Yuldi Candra mesti lebih bertindak tegas atas kinerja bawahannya. Kalau dibiarkan, tingkah laku kibuli publik akan lebih leluasa dan parah nantinya.

“Terutama bidang yang bersentuhan langsung dengan para kalangan media, mulai dari Staf, Kabid Vicko diberhentikan segera, karena pangkal masalah ada di bidang ini,”tandas Mulyadi.(Tim Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Viral.!! Postingan Pria Siulak Deras Kerinci Terlantar di Ketapang Lampung Selatan Ingin Pulang

Siasatinfo.co.id, Berita Lampung - Viral.!! Seorang pria memakai topi dengan jaket jeans warna biru yang…

4 hari ago

Terjun Kejurang Sedalam 30 Meter Jalur Puncak-Tapan, Sopir Dump Truck Selamat

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Lagi-lagi terjadi kecelakaan tunggal di kawasan yang sering dikenal rawan…

1 minggu ago

Meninggalnya Brigadir EWS Polres Tanjabtim, Polda Jambi Pecat 5 Polisi Terlibat Pengeroyokan 

  Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Peristiwa heboh dan mengejutkan publik di korps baju seragam coklat…

2 minggu ago

Tragis! Seorang Isteri Tewas Diujung Parang Suami di Sarolangun, Anak Korban Berteriak Minta Tolong Warga

Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…

2 minggu ago

Buntut Blokir Dana PT Batang Bayang Kelar, Perseteruan Kubu Inal – Samsu Arifin Cs Bakal ke Jalur Hukum 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…

2 minggu ago

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

2 minggu ago