Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh –Resahkan para guru terkait soal pungutan liar heboh saat ini diperbincangkan di Kota Sungai Penuh, sepertinya sulit sekali dihindari.
Aksi culas kali ini berindikasi kuat pada dugaan praktek Pungli di Lembaga Pendidikan di Kota Sungai Penuh, belasan Guru pm SMP 6 Sungai Penuh, disinyalir terkena pungli oleh oknum Operator Sertifikasi di Sekolah tersebut.
Tidak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai belasan juta rupiah setiap tahunnya, bahkan aksi ini diduga kuat atas perintah Kepala Sekolah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa setiap satu semester penerimaan sertifikasi, lebih 14 orang Guru SMP 6 penerima sertifikasi harus menyetorkan uang kepada Operator Sertifikasi Sekolah Joni sebesar Rp. 500.000,- per guru.
“setiap satu semester, Guru setor uang ke Joni Operator Sertifikasi SMP 6 Sungai Penuh, jadi satu tahun 1 juta, ada lebih 14 orang guru penerima sertifikasi” ungkap sumber yang meminta namanya tidak disebutkan.
Melansir pada kerincitime.co.id media partner siasatinfo.co.id, Diduga Joni melakukan aksinya bukan tanpa perintah atasan yakni Kepala Sekolah.
“bisa saja ini atas perintah atasan” ungkapnya.
Pungutuan ini ternyata sudah terjadi dari tahun sebelumnya, “dari tahun sebelumnya ada pungutan” ungkapnya.
Asrul Kepala Sekolah SMP 6 Sungai Penuh dan Joni Operator Sertifikasi hingga hingga berita ini dipublish belum ada jawaban. (wn/red).
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…
Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…