Categories: Merangin

500 Orang Warga Tabir Merangin, Gelar Aksi Demo Tolak Keputusan Dinas Kehutanan Jambi

Siasatinfo.co.id Berita Merangin- Ratusan Warga gabungan Tabir Barat Kabupaten Merangin akan melakukan aksi sebagai simbol “Rakyat Menggugat” di depan Gedung DPRD Kabupaten Merangin. Senin (16/3/20).

AKSI Rakyat Mengugat ini di picu turunnya Surat dari dinas kehutanan provinsi jambi dengan Nomor: S.987/DISHUT-22/III/2020. Tidak sesuai dengan harapan dan impian.

Penjelasan yang bernomor :S.987dari dinas kehutanan itu-22/III/2020 Tentang Penggunaan RUAS JALAN Desa Muara Jernih ke Muara Kibul serta pembebasan lahan TNKS untuk pembukaan jalan ke Desa Air Liki dibatalkan.

“Sekitar 500 warga tergabung dalam ” BINGKAI RAKYAT MEGGUGAT, mereka akan memenuhi Kantor DPRD Merangin,  menuju Dinas Kehutanan Kabupaten Merangin,” Murdani juru bicara aksi kepada siasatinfo.co.id, Minggu (15/3/20) via WhatsApp.

Dikatakan Murdani aksi ini di tunggangi oleh Korlap Muhamad Iqbal yang akan di adakan pada Senin hari ini (16/3/20).

Lebih Lanjut dikatakan Murdani Aksi ini merespon surat dari Dinas Kehutanan, bisa menghambat Pemkab Merangin dalam mengerjakan mega proyek yang berbandrol Rp 29 Milyar.

Bertahun tahun lamanya masyarakat yang berada diruas jalan MuaraJernih – Muara Kibul kecamatanTabir Barat dan Kecamatan Tabir Ulu menunggu akses jalan bagus.

Point Penting dalam Aksi tersebut;

1. Meminta Klarifikasi dari UPTD Kehutanan Kabupaten Merangin terkait klaim Dinas yakni;

Kehutanan Provinsi Jambi melalui surat tertanggal 04 Maret 2020, terkait jalan
Muara Jernih – Muara Kibul yang berada Dikawasan Hutan Produksi (HP) titik
koordinat HP sungai aur.

2.Menuntut kepada UPTD Kehutanan Kabupaten Merangin untuk maksimal perjuangan izin penggunaan Kawasan Hutan Produksi Titik Koordinat
Sungai Aur, ketingkat yang lebih tinggi, agar Proyek Peningkatan Jalan Muara
Jernih -Muara Kibul Tahun Anggaran 2020 tidak terkendala aturan yang berlaku.

3.Meminta pihak UPTD Kehutanan Kabupaten Merangin maksimal dalam
pengurusan izin pembukaan jalan menuju Desa Air Liki dan Air Liki baru
Kecamatan Tabir Barat, yang termasuk dalam kawasan Hutan Lindung.

4. Meminta kepada UPTD Kehutanan untuk menandatangani fakta integritas,
bersedia memperjuangkan dan menindaklanjuti aspirasi dan tuntutan dari
peserta Aksi Tabir Barat Menggugat ketingkat yang lebih tinggi.

“Jika bukan kita sebagai anak bangsa, pewaris sah negeri ini tidak segera menggugat dan bertindak, maka bukan hal yang mustahil, Kecamatan Tabir Ulu dan Tabir Barat akan tinggal kenangan.

Maka Ratusan Rakyat Tabir Barat akan menggandeng DPRD Merangin dari dapil II, meminta Dinas Kehutanan menyetujui tuntutan kami,”ujar Murdani.(Bayhakie).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Tragis! Seorang Isteri Tewas Diujung Parang Suami di Sarolangun, Anak Korban Berteriak Minta Tolong Warga

Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…

6 jam ago

Buntut Blokir Dana PT Batang Bayang Kelar, Perseteruan Kubu Inal – Samsu Arifin Cs Bakal ke Jalur Hukum 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…

13 jam ago

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

3 hari ago

Jika Dana Pendidikan Rp 270 Triliun Dipakai MBG Dipisahkan Bakal Melorot Bakal Tersisa Rp 30 T

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Polemik anggaran besar untuk makan bergizi gratis (MBG) yang terserap sekitar…

5 hari ago

Bersama Teman Wanita, Bupati Pemalang Ditangkap KPK  di Hotel Kawasan Jakarta

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Parah! Bersama seorang wanita di sebuah hotel,  Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…

6 hari ago

Warga Pasar Siulak Deras Resah, Material Basah Dump Truk Picu Kecelakaan, Dishub Harus Bertindak! 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Akibat angkutan material pasir dalam kondisi basah yang dibawa mobil Dump…

2 minggu ago