Siasatinfo.co.id Berita Sungai Penuh,- Terkait dengan kasus pembakaran kotak suara Pemilu 2019, terjadi Kamis (18/04) sekitar pukul 00: 02 wib dini hari, di Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, usai Pemilihan suara Rabu, (17/04), Tiga orang di duga sebagai otak pelaku pembakaran sudah ditangkap Polisi.
Ketiga orang itu di duga sebagai otak dan pelaku pembakaran kotak suara Kamis dini hari itu di buru pasukan gabungan Polda Jambi dan Polres Kerinci, serta Satuan Brimob.
Menurut informasi yang berhasil di peroleh siasatinfo.co.id, Tiga orang di duga sebagai otak dan pelaku pembakaran kotak suara berhasil diringkus pagi tadi, Minggu ( 21/04 -2019 ) sekitar pukul 08:00 wib.
Dalam penangkapan tim gabungan Polda Jambi, satuan Brimob, serta Polres Kerinci ternyata melibatkan Pegawai Negeri Sipil yang tak sepantasnya turut dalam berpolitik praktis.
“Selain oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) dua diantaranya adalah, Satu orang Caleg, Satu orang Panwascam.
Ketiga pelaku pembakaran yakni, Oknum Caleg berinisial ( KH ). 2. Oknum Panwascam Inisial ( R ) dan seorang oknum Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) inisial ( A.),” ujar sumber siasatinfo.co.id.
Hingga berita ini di lansir Media, Kapolres Kerinci Dwi Mulyanto, yang dihubungi via WhatsApp tentang kebenaran penangkapan ini belum menjawab konfirmasi redaksi siasatinfo.co.id.(Jm/red).
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Mulai menuai sorotan miring publik terkait pembuangan sampah di lokasi belakang…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Penyebab dan pemicu dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) Subsidi maupun Non…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Perjuangan gigih seorang deklarator dengan slogan sang "Pejuang Petani" dipimpin Bupati…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…
Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…