Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Pokja UKPBJ dan PPK Proyek Drainase PUPR Kota Sungai Penuh diminta untuk menelusuri dan meneliti dokumen penawaran tiga perusahaan lagi yang terdeteksi melebihi SKP (Sisa Kemampuan Paket).
Jika saja terus dibiarkan, tentu kasus monopoli dalam pelelangan tender proyek di Pemkot Sungai Penuh bisa berefek fatal dan dapat terkena sanksi pinalti terhadap ketiga perusahaan.
“Kemarin ada dua perusahaan yang terdeteksi melebihi SKP. Sekarang ada tiga lagi perusahaan penawar paket trotoar yang melebihi SKP. Pokja dan PPK ini harus hati hati sebelum mengambil keputusan, karena ini kesalahan fatal dan kejujuran dalam menyampaikan penawaran,” ujarnya.
Kemudian lanjutnya, selaku penggiat anti korupsi terus melakukan pemantauan terhadap proses lelang.
“Baik di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci kita terus melakukan pemantauan. Ada beberapa temuan kita terhadap tender ini,” ujarnya.(Sef/Dedi)
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…
Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…
Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…
Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Skandal dugaan pungutan liar yang di lakukan oleh salah seorang oknum…