Tak Jera Pelaku Maling Babat Kulit Manis Warga di Kerinci, Lantas Hukum Apa Bikin Pencuri Ini Jera.??

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Pelaku pencurian kulit manis di Kerinci semakin hari semakin menjamur. Lantas.? Hukum apa yang pantas bagi pelaku maling yang tak pernah jera di hakimi massa dan dipenjara, bahkan ada pelaku yang ditembak kakinya.

Kondisi Kebun Kulit Milik Warga Siulak Kerinci Usai di Babat Maling. Media Siasatinfo.co.id

Seperti tak ada kata jera, mereka para pelaku maling kulit manis diperkebunan milik warga yang sudah bertahun-tahun menunggu jelang hasil panen malah dibabat habis.

Ironis lagi, bahkan segerombolan pelaku maling kulit di informasikan membawa mobil jenis pick up dan bangun tenda ditengah-tengah ladang milik warga tanpa diketahui si pemilik dengan trik modus dengan berpura-pura selaku pedagang kulit.

Seperti yang terjadi di kawasan bukit perladangan antara Lubuk Nagodang dan Siulak Deras, beberapa hari ini sejak Jum’at (6/7/2021) sudah banyak ditemukan kerugian di pihak para petani yang kehilangan kulit manis.

“Saya berharap aparat penegak hukum untuk lebih tegas terhadap pelaku maling kulit manis. Ladang saya yang berlokasi di seberang sungai dekat camp H Yusuf ludes dibabat.

“bahkan ada dibeberapa tempat lain juga ikut menjadi sasaran empuk para gerombolan maling,”beber Pak Abul As dengan nada kesal.

Cukup beralasan pemilik ladang menjadi kesal dan berang. Sebab, bertahun-tahun mereka menunggu pohon kulit manis besar dan bisa dipanen, eh dalam waktu jam saja batang pohon kulit sudah memerah.

Selain pelaku maling marak membabat pohon kulit warga petani, aparat penegak hukum diminta juga untuk memanggil dan menyelidiki para pedagang kulit yang berada dikawasa Polsek masing-masing wilayah Polres Kerinci.

“Kita berharap agar pihak keamanan melakukan pendataan ke setiap Kades yang anggotanya terlibat sebagai pedagang kulit.

“Kapan perlu panggil semua pedagang kulit manis setiap desa yang berada dikawasan hukum Polsek masing-masing.

“Kalau tidak ada pedagang yang merangkap sebagai penadah, tentu hasil curian kulit tidak bakal ada yang membelinya,”ujar Pak Abul As kepada siasatinfo.co.id. (Ncoe/Sst)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

5 hari ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

1 minggu ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

1 minggu ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

2 minggu ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

2 minggu ago

Kisaran Rp18 M Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Molor, Kinerja Sekda Dipertanyakan ASN

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…

2 minggu ago