Categories: BogorJawa Barat

Semakin Panas! Jika Riziek Shihab Tak Penuhi Panggilan, Polisi Ancam Bawa Paksa

Siasatinfo.co.id, Jabar – Semakin memanas soal kunjungan IB FPI Habib Riziek Shihab, kali ini kunjungannya di Megamendung Kabupaten Bogor kembali dipersoal pihak Kepolisian.

Panglima FPI, Habib Rizieq Shihab dipanggil Polda Jabar untuk memberikan klarifikasi soal kerumunan yang ditimbulkan di Megamendung Kabupaten Bogor.

Lautan Jamaah FPI Tumpah Sambut Imam Besar FPI Habib Riziek Shihab. Media Siasatinfo.co.id

Petugas kepolisian tak henti-hentinya meminta Habib Rizieq penuhi panggilan polisi guna kepentingan pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago menjelaskan, surat pemanggilan Habib Rizieq akan dilayangkan besok hari Kamis pada tanggal 10 Desember 2020.

“Ya, kami berharap siapapun juga ketika dipanggil oleh penyidik dalam rangka untuk memberikan keterangan sebagai saksi, kami berharap dan mengimbau agar kooperatif dan datang saja.

Karena dengan datang, itu akan semakin terang dan jelas, dari yang bersangkutan bisa memberi informasi yang sekilasnya mengapa itu terjadi dan sebagainya,” ujarnya, Senin 7 Desember 2020 kepada awak media.

Lebih lanjut, Erdi juga menegaskan bahwa jika tidak patuhi aturan hukum dan tidak menghadiri panggilan yang kedua kalinya, maka rencana penjemputan paksa akan dilakukan Polda Jabar.

“Apabila memang tidak, itu tentu melanggar hukum, dalam Undang-Undang sudah ada pemanggilan itu ada kedua kali. Ketika tidak dilaksanakan atau tidak diindahkan pemanggilan dari penyidik, itu tentu ada surat perintah membawa,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumya, kedatangan Habib Rizieq pada Jumat 13 Desember 2020, ribuan simpatisan memadati lokasi tersebut.

Kedatangan Rizieq ke Megamendung, Bogor dalam rangka mengunjungi markas Front Pembela Islam (FPI) di Kawasan Puncak Bogor.

Dalam kerumunan tersebut, HRS tidak hanya seorang diri saat tiba kawasan puncak, turut serta jajaran pengurus pusat FPI.

Selain itu, masyarakat secara konstan berdatangan berasal dari berbagai daerah Bogor atau daerah yang dekat dengan wilayah yang menjadi tempat kasus terjadinya kerumunan.

Pengurus pusat FPI yang turut serta iring-iringan dari Petamburan menuju puncak, sebetulnya tidak mengundang masyarakat untuk menyambut kedatangan HRS.

Pihak FPI mengatakan, terjadinya kerumunan di Megamendung, Bogor, terjadi dengan inisiatif masyarakat.(Red/Sst).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Empat Bulan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Nunggak Disdik Merangin di Demo

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Sejumlah Guru PPPK Paruh waktu menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor…

2 hari ago

Rugikan Negara Rp 21 M, Vahrial Eks Kadis Pendidikan Provinsi Jambi dan 2 Tersangka Ditahan Polda

Siasatinfo.co.id, Jambi - Terlibat kasus korupsi dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Polda Jambi resmi menahan mantan…

2 hari ago

Ditreskrimsus Polda Jambi Ringkus 7 Orang Pelaku Peti di Pangkalan Jambu Merangin

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Komitmen Kepolisian memberantas praktik Ilegal Penambangan Emas di wilayah hukum Polda…

3 hari ago

Dihari Pers Sedunia, Kapolda Jambi Berharap Insan Pers Terus Sinergi Dengan Polri

Siasatinfo.co.id, Jambi - Tepatnya kemarin Minggu, 3 Mei 2026 adalah merupakan peringatan "Hari Pers Sedunia"…

3 hari ago

Menteri Hukum RI Resmikan Ribuan Pos Perlindungan dan Pelayanan Hukum Hingga Masuk Desa

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kabar gembira bagi masyarakat Provinsi Jambi yang sering mengeluh tentang hukum…

1 minggu ago

Diduga Cabuli Siswi, Oknum Guru P3K SMPN 4 Spn Ditangkap Polres Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Tersandung kasus tindak pidana, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci…

2 minggu ago