Berita Nasional

Ribet Kasus Ijazah Jokowi:  Penuduh Dilaporkan, Pemilik Ijazah Menolak Diketahui Publik, UGM Bilang Asli

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional – Tak henti-hentinya soal ribetnya polemik pada kasus dugaan ijazah palsu yang selalu menuai sorotan dan perhatian semua kalangan publik seantero Indonesia.

Bahkan kini, sorotan miring tentang penyelesaian kasus ini oleh Pegiat Politik, Ekonomi dan Sosial, Arif Wicaksono kembali mempertanyakan langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Kasus Ijazah Jokowi.

Pegiat Arif menilai persoalan tersebut sebenarnya dapat diselesaikan dengan cara yang jauh lebih sederhana, yakni menunjukkan dokumen pendidikan yang menjadi objek polemik kepada publik.

Menurut dia, keterbukaan semacam itu justru dapat memutus perdebatan yang selama ini terus berkembang.

“Saya hanya pertanyakan mengapa dia memperpanjang isu ini. Padahal jika beliau menunjukkan ijazah di depan publik, isu ini selesai,” ujarnya seperti dilansir dari Warta Ekonomi, Senin (7/9/2026).

Arif menegaskan, sorotannya bukan berarti dirinya berpihak kepada yang mempertanyakan keaslian dokumen pendidikan Jokowi. Ia justru mempertanyakan pilihan penyelesaian yang ditempuh mantan presiden itu, terutama ketika perkara tersebut dibawa ke ranah pidana.

Menurut Arif, terdapat perbedaan antara membuktikan keaslian dokumen melalui proses hukum dengan menjawab pertanyaan publik melalui keterbukaan. Ketika dokumen yang dipersoalkan tidak diperlihatkan secara terbuka, menurutnya, ruang spekulasi justru tetap terbuka.

“Yang menuduh dilaporkan. Yang punya dokumen menolak menunjukkannya ke publik. UGM bilang asli. Polisi bilang asli. Tapi fisik ijazah tetap disimpan untuk forum pengadilan,” kata Arif.

Sebelumnya, Jokowi sendiri menyatakan siap menunjukkan seluruh dokumen pendidikan yang dimilikinya apabila diperlukan dalam persidangan pokok perkara.

Jokowi menantang pihak-pihak yang meragukan keaslian ijazahnya untuk membawa seluruh bukti yang mereka miliki ke persidangan pokok perkara apabila benar-benar yakin ijazahnya palsu.

“Ya, kalau yakin 100 persen palsu, mestinya masuk ke pokok perkara di persidangan itu diikuti. Tidak malah praperadilan. Biar perkara ini segera selesai. Masalah ini bisa segera selesai,” ujar Jokowi.

Jokowi juga memastikan dirinya siap hadir apabila kembali diperlukan dalam persidangan. Ia bahkan mengatakan akan membawa dokumen pendidikan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

“Hadir, saya sudah sampaikan, saya akan hadir membawa ijazah SD, SMP, SMA, dan yang S1 yang sekarang di Kejaksaan, semuanya akan kita tunjukkan,” tegas Jokowi. *(Ynr)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Railing Jembatan Pelangi Arah Kantor Bupati Kerinci Dirusak dan Dijarah Maling, Dinas PUPR Tutup Mata

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -  Parah!! Kondisi Jembatan Pelangi yang sering digadang-gadang sebagai jembatan Ikon Wisata…

5 hari ago

Heboh Oknum Sekcam Misterius Malam Hari Dengan WIL di Kemantan Kerinci, Ini Sosok dan Pengakuannya

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Terkait video heboh dan menggemparkan warga Desa Kemantan Raya, Kecamatan Air…

6 hari ago

Heboh!! Oknum Sekcam di Kerinci Malam-malam Terciduk Berduaan Dirumah Wanita Cantik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Heboh dan sempat viral seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) yang…

1 minggu ago

Kapolres Kerinci Berganti, Kursi Diduduki AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -  Tidak hanya mutasi setingkat Kasat dan Kapolsek yang di rotasi dilingkup…

1 minggu ago

Rugikan Negara Rp 11,9 M, Kejati Jambi Tahan Petugas KJPP Tanah Pelabuhan Ujung Jabung

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi -  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi…

2 minggu ago

Eks Kadis dan Bendahara Damkar Pemkot Sungai Penuh Resmi Ditahan Kejaksaan

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Akhir pengungkapan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara, Kejaksaan Negeri…

2 minggu ago