Categories: Pemerintahan

Pemprov Jambi bersama Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Jambi, lepas Ribuan Ton Komoditas Pertanian Jambi ke Luar Negeri

Siasatinfo Jambi – Pemerintah Provinsi Jambi bersama Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi, melepas ribuan ton lima komoditas pertanian untuk diekspor ke luar negeri, melalui Pelabuhan Talang Duku, pada Kamis kemarin (14/3).

Kelima komoditas pertanian yang diekspor tersebut yaitu cangkang sawit sebanyak 8.500 ton nama perusahaan Era Sakti Wira Fores Tama dengan nilai ekonomi Rp 6,6 Milyar negara tujuan Thailand, komoditi pinang nama perusahaan PT.Sumber Rezeki Pangan 81 ton negara tujuan Thailand nilai ekspor Rp 1.411.578.000, Komoditi Kelapa Bulat nama perusahaan PT.Indo Lanka Usaha Mandiri sebanyak 27500 ton negara tujuan ke Pakistan Nilai ekspor Rp 89.250.000 juta, komoditi Sapu Lidi nama perusahaan CV.Nienda Karya sebanyak 108.00 ton ke India nilai Rp 863.654.400 juta, Kayu Olahan nama perusahaan PT Bunian Kencana 117,6432 M3 ke Taiwan, nilai ekspor Rp 453.575.640. Total nilai ekspor Rp.9.418.058.040.

Kegiatan pelepasan ekspor komoditi pertanian secara simbolis dilakukan oleh Sekda Provinsi Jambi M Dianto, didampingi Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi Abidin, Kepala Pusat Karantina Hewan Hayati Hewani, Badan Karantina Pusat, Agus Sunanto, serta General Manager Pelindo II Jambi Kartiko Yuwono. Jumat (15/3/2019).

Dalam sesi wawancara Sekda Provinsi Jambi M Dianto, menyebutkan, walaupun kegiatan ekspor beberapa komoditi pertanian di atas telah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu, namun saran dari kementrian kegiatan ekspor ini harus dilakukan secara terbuka disampaikan kepada daerah.

Sehingga daerah-daerah bisa meihat peluang-peluang ekspor yang bisa dikawal dan digiring oleh kementrian pertanian. “Sudah saya sampaikan bahwa, peluang untuk kita memenuhi pasar ekspor itu masih terbuka luas. Tinggal kita mengupayakan dengan beberapa OPD terkait dan kelompok petani dan kelompok masyarakat, agar kita di daerah tahu spek dan standar mutu yang dibutuhkan negara-negara tujuan ekspor” ujar M Dianto.

Diakui Dianto, Pemerintah Provinsi Jambi sebenarnya telah berupaya mencari peluang pasar ekspor untuk beberapa komoditi pertanian provinsi Jambi. Namun sejauh ini masih terkendala dengan transportasi cukup jauh.

” Saat ini beberapa Kabupaten tengah memasuki panen raya diantaranya cabe dan kentang, dan kita berharap hasilnya dapat diekspor ke Malaysia atau Singapura yang memang membutuhkan hasil pangan kita, namun yang menjadi kekhawatiran kita, beberapa komoditi kita, sampai ke negara tujuan kondisinya tidak segar lagi karena durasi jam nya yang lebih 24 Jam, saya berharap agar terbukanya penerbangan langsung dari Provinsi Jambi menuju negara tujuan Ekspor seperti Malaysia dan Singapura, sehingga dapat membawa komoditi hasil pertanian ke dua negara tujuan ekspor itu” sebut Dianto.

Ditambahkan Dianto, “Karena kita sudah over produksi hasil pertanian, terutama cabe dan kentang sehingga harganya turun. Kalau kita bisa menjual hasil pertanian tersebut ke Luar mudah-mudahan bisa membantu meningkatkan harga di tingkat petani menjadi 100 persen” pungkas Sekda.

Sementara Itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi Abidin, menyebutkan total nilai komoditi pertanian yang dieksport hari ini mencapai Rp 9,4 Miliar Lebih, dengan negara tujuan Thailand, korea selatan, Pakistan, Jepang, dan Malaysia.(DzR)

Dedi Siasatinfo

Recent Posts

Jika Dana Pendidikan Rp 270 Triliun Dipakai MBG Dipisahkan Bakal Melorot Bakal Tersisa Rp 30 T

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Polemik anggaran besar untuk makan bergizi gratis (MBG) yang terserap sekitar…

3 hari ago

Bersama Teman Wanita, Bupati Pemalang Ditangkap KPK  di Hotel Kawasan Jakarta

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Parah! Bersama seorang wanita di sebuah hotel,  Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…

3 hari ago

Warga Pasar Siulak Deras Resah, Material Basah Dump Truk Picu Kecelakaan, Dishub Harus Bertindak! 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Akibat angkutan material pasir dalam kondisi basah yang dibawa mobil Dump…

2 minggu ago

Hakim Tipikor Jambi Vonis Sumino Eks Kades Batang Merangin Kerinci 2,5 Tahun Penjara 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Vonis kasus korupsi Dana Desa (DD) anggaran tahun 2021 terhadap tiga…

2 minggu ago

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

3 minggu ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

4 minggu ago