Mosi Tak Percaya!! Bupati Diminta 338 Anggota Pol-PP Merangin, Copot Sobraini Kasat Pol PP 

Siasatinfo.co.id Berita Merangin – Sebanyak 338 orang Anggota Satuan Pol-PP Merangin Mendesak Bupati Merangin H. Mashuri, S.Pd. MM, untuk memberikan sanksi tegas dan mencopot jabatan Kepala Satpol PP Merangin yang saat ini dijabat Sobraini.

Sebab, mosi tak percaya ini lantaran Sobraini diduga kuat telah menyalahi prosedur mengambil kebijaksanaan dalam tugasnya sebagai Kasat Pol-PP Merangin.

Pemkab Merangin sempat didemo ratusan Anggota Pol-PP pada Kamis (13/4/23) lalu, hingga kini beberapa poin yang menjadi tuntutan tersebut tidak di tanggapi dengan baik oleh Pemkab Merangin.

Seharusnya Persoalan Pol-PP menjadi prioritas utama yang harus di selesai Pemkab Merangin. Bagaimana tidak Satpol PP  adalah ujung tombak utama untuk menegakkan Perda.

“Ya bagaimana menegakkan Perda sementara ditubuh Satpol-PP itu sendiri sering rusuh sejak di pimpin oleh Kasat Sobraini.

“Pak Bupati Merangin segeralah mengganti Kasatpol PP, harus ada pencopotan.
Karena jelas Sobraini sering menjadi polemik dan akhirnya menjadi simpatik Masyarakat Kabupaten Merangin ,” kata salah satu anggota Pol-PP itu sendiri, kepada wartawan, Senin 8/5/23.

Senada dikatakan Anggota lainnya, bahwa kesalahan prosedur yang dilakukan oleh Satpol PP lantaran Pemkab Merangin salah menempatkan orang.

“Kalau memang tidak sesuai kompetensi atau bidang keilmuan maka seperti itu,” kata Sumber.

Untuk Sobraini selaku Kasat Pol-PP Merangin lebih baik anda mundur lah apa anda tidak malu, anda sudah tidak layak lagi menjadi pimpinan maupun sebagai pedoman kami,”keluh salah satu Anggota Satpolpp Merangin.

Sementara itu Anggota Satpol PP Merangin lainnya telah memasukkan surat ke Kantor Bupati Merangin yang tertuju Bupati dan Arsip Wakil Bupati Merangin, Pada Senin 8/5/23.

PERMOHONAN AUDIENSI

Dalam surat tersebut 338 orang keluarga besar Anggota (PTT) Satpolpp Merangin yang tersebar di wilayah tugas masing-masing untuk memberikan kesempatan untuk menyampaikan permohonan AUDIENSI terkait Aksi damai PTT pada Kamis 13 April 2023 lalu.

Permohonan Audiensi ini penting kami sampaikan agar situasi dan kondisi Satpol-PP agar lebih kondusif serta mobilitas kerja anggota berjalan dengan baik hingga terjalin harmonisasi antara Pimpinan dan bawahan.

Karena baru-baru ini tersiar kabar bahwa Kasat Pol-PP Sobraini telah mengintimidasi rekan-rekan kami. Dan mulai membuat kebijakan yang tidak sesuai aturan yang berlaku di tubuh Satpol-PP Merangin.

Gaji anggota tidak jelas dan tidak humanis terhadap bawahan, ancaman pemecatan sering dilontarkan Kasat Sobraini apabila anggota tidak mengindahkan Kebijakan yang di buat seenak isi perut nya,” Jelas Anggota Pol-PP itu sendiri. (By)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Viral.!! Postingan Pria Siulak Deras Kerinci Terlantar di Ketapang Lampung Selatan Ingin Pulang

Siasatinfo.co.id, Berita Lampung - Viral.!! Seorang pria memakai topi dengan jaket jeans warna biru yang…

6 hari ago

Terjun Kejurang Sedalam 30 Meter Jalur Puncak-Tapan, Sopir Dump Truck Selamat

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Lagi-lagi terjadi kecelakaan tunggal di kawasan yang sering dikenal rawan…

2 minggu ago

Meninggalnya Brigadir EWS Polres Tanjabtim, Polda Jambi Pecat 5 Polisi Terlibat Pengeroyokan 

  Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Peristiwa heboh dan mengejutkan publik di korps baju seragam coklat…

2 minggu ago

Tragis! Seorang Isteri Tewas Diujung Parang Suami di Sarolangun, Anak Korban Berteriak Minta Tolong Warga

Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…

2 minggu ago

Buntut Blokir Dana PT Batang Bayang Kelar, Perseteruan Kubu Inal – Samsu Arifin Cs Bakal ke Jalur Hukum 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…

2 minggu ago

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

3 minggu ago