Daerah

Miris!! Bertopeng Uang Komite, Andini Siswi SD Batanghari Diancam Tak Dapat Bangku Belajar

Siasatinfo.co.id Berita Batanghari – Miris!! Andini Grestilia, Siswi Kelas II SDN 08 Pematang V Suku, Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi diancam tidak dapat bangku belajar karena nunggak uang Komite Sekolah.

Siswi Andini terancam karena tidak mampu membayar uang kesepakatan komite sekolah sebesar Rp.35 ribu yang pada dasarnya merupakan salah satu modus Pungutan Liar (Pungli) terhadap murid di sekolah.

Ini terungkap setelah salah satu orang tua Siswa bernama Yani diutus pihak sekolah sebagai penagih uang komite sekolah. Yani mendatangi orang tua Andini bernama Maria Hestika alias Butet pada Jum’at siang (09/08/24).

Namun tagihan diminta Yani belum bisa dibayarkan oleh Butet dengan minta tenggang waktu sampai esok hari karena dirinya habis belanja peralatan dagangan.

Melihat kondisi Butet yang tidak memiliki uang, Yani berang dengan mengatakan apa bila tidak ada, maka anak Butet tidak dapat bangku belajar.

“Adanya kesepakatan uang komite sekolah tersebut saya tidak keberatan membayarnya. Saya cuma minta tempo sampe besok pagi.

Tapi Yani bilang, jika tidak membayar uang tersebut anak mu tidak dapat bangku,”ucap Butet menirukan kata Yani.

Butet menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil keputusan rapat komite sekolah pada hari rabu yang lalu, uang iuran komite dibebankan ke para murid sebesar Rp.35 ribu untuk membeli taplak meja, gorden, dan membeli cat gedung sekolah.

“Pada rapat waktu itu kepala sekolah mengatakan uang tersebut untuk membeli taplak meja, gorden, dan cat sekolah,”Ungkap Butet.

Terpisah, Kepsek SDN 08/I Pematang V Suku Eka Wisofa saat di konfirmasi Siasatinfo.co.id melalui pesan Whatsapp malah berdalih karena kesepakatan wali murid bukan dirinya yang menganjurkan.

“Itu kesepakatan wali murid, bukan pemungutan uang ya om.

“Itu mereka yang mau membeli, bukan saya yang menganjurkan,” Kata Eka di whatsapp.

Namun apa yang di sampaikan Butet membuat adanya dugaan pembodohan terhadap orang tua / wali murid serta dugaan untuk meraup keuntungan pribadi pihak sekolah.

Padahal, untuk membeli cat untuk gedung sekolah sudah dialokasikan melalui juknisnya BOS pada Item perawatan Sekolah.

Ironisnya, modus Pungli Komite Sekolah ini membuat Andini Grestilia harus terpaksa dipindahkan orang tuanya ke sekolah lain yang tidak memiliki pungutan dalam bentuk apapun.

Atas peristiwa intimidasi serta modus Pungli yang dilakukan pihak sekolah dengan bertopeng uang komite, para wali murid resah dan berharap Ketua Komite dan Kepsek diperiksa Tim Saber Pungli.(Herlas)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Satu Rumah Permanen di Padang Jantung Kerinci Ludes Dilalap Api

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Musibah kebakaran terjadi pada sebuah rumah permanen di Desa Padang Jantung,…

21 jam ago

Dukung INGUB Jambi, Ormas GRIB Jaya Batanghari Aksi Sweeping Angkutan Batubara

Siasatinfo.co.id, Berita Batanghari - Puluhan orang anggotan Ormas GRIB JAYA DPC Kabupaten Batanghari gelar aksi…

24 jam ago

Habiskan Dana Rp 1,7 M, Proyek Rehab Anjungan Rumah Adat Kerinci Dinilai Mark Up, Dua Ikon Wisata Terbengkalai

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Sarat dugaan penggelembungan harga bahan dan material yang berpotensi merugikan uang negara…

3 hari ago

MCP Pencegahan Korupsi Jambi, Kerinci Rangking Buncit, Lalu Apa Kinerja Inspektorat?

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kelas pencegahan korupsi di 11 Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi…

4 hari ago

Sarat Korupsi, Rp 1,7 M Proyek Anjungan Rumah Adat Kerinci di Jambi Perlu Ditinjau Ulang 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Mencuat dugaan kecurangan pelaksanaan kerja Proyek Tender Revitalisasi Anjungan Rumah Adat…

5 hari ago

Aksi Demo Massa Warga Diareal PLTA Kerinci Lanjut Pemblokiran Jalan Nasional, Lalulintas Lumpuh!

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pasca unjuk rasa Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan di Areal…

1 minggu ago