Menolak Putusan Cerai, Mellya Isteri Ustad Kondang Abdul Somad, Ajukan Banding ke PTA

Siasatinfo.co.id Bangkianang – Tidak terima putusan cerainya di Pengadilan Agama Bangkianang, Istri Ustadz kondang Abdul Somad (UAS), Mellya Juniarti, mengajukan banding atas putusan cerainya. Namun tidak diketahui secara jelas alasan Mellya ajukan banding.

Berhasil diperoleh informasi, putusan cerai UAS dan Melly diputuskan Pengadilan Agama (PA) Bangkinang pada 2 Desember 2019 lalu. Bertindak sebagai Ketua majelis hakim adalah Abdul Rahim dengan anggota Ermisa Yustri dan Syufyan Nasution.

Dalam putusan Pengadilan Agama Bangkinang, hakim memberikan pertimbangan soal siapa yang memicu perceraian, sebagai berikut:

Mengenai siapa yang menyebabkan perselisihan dan pertengkaran dalam rumah tangga Pemohon (UAS) dan Termohon (Mellya), dalam hal ini majelis juga sependapat dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Nomor 38 K/AG/1990 tanggal 5 Oktober 1991 yang mengandung abstraksi hukum bahwa tidak perlu lagi mempertimbangkan siapa yang menyebabkan timbulnya perselisihan tersebut, melainkan ditekankan pada keadaan itu sendiri, apakah telah pecah/retak dan sulit dipertahankan.

Dan jika hakim telah yakin pecahnya hati kedua belah pihak yang berperkara yang menyebabkan pecahnya rumah tangga mereka, maka berarti telah terpenuhi maksud Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 jo. Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam.

Majelis hakim perlu mengemukakan ketentuan Hukum Islam di dalam Kitab At-Tolak Fi Syari’atil Islamiyah Wal Qanun halaman 40 yang selanjutnya diambil alih sebagai pendapat majelis, berbunyi sebagai berikut:

Bahwa sebab-sebab dibolehkannya perceraian adalah adanya hajat untuk melepaskan ikatan perkawinan, ketika terjadi pertentangan akhlak dan timbulnya rasa benci di antara suami-istri yang mengakibatkan tidak adanya kesanggupan untuk menegakkan hukum-hukum Allah SWT.

Menimbang, bahwa dari apa yang diuraikan di atas, maka majelis hakim berpendapat pintu perceraian dapat dibuka guna menghindarkan para pihak dari kemelut rumah tangga yang berkepanjangan yang akan membawa mudharat kepada kehidupan Pemohon dan Termohon apabila rumah tangga dipertahankan, sedangkan kemudharatan harus tetap disingkirkan sebagaimana kaidah fiqhiyah yang berbunyi sebagai berikut:

Kemudharatan harus disingkirkan.

Melly sebelumnya mengajukan sejumlah bukti chat mesra UAS dengan perempuan Malaysia. Namun, pengacara UAS, Hasan Basri, menegaskan bukti chat itu bukanlah penyebab perceraian. Perceraian UAS-Mellya bukan karena orang ketiga.

“Chat mesra UAS dengan wanita Malaysia membuat Mellya Juniarti ngamuk banting HP ndak ada. Chat-chat itu kan baru Oktober kemarin (2019),” kata Hasan Basri meluruskan isu seputar perceraian kliennya dilansir pada detikcom, Jumat (13/12/2019).

Teranyar, Melly mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Agama (PTA). Banding dari Mellya tersebut kini sudah didaftarkan di PTA Riau.

“Jadi (banding). Berkasnya sudah di PTA,” kata Hasan Basri singkat, Selasa (28/1/2020).

Ketika ditanya apa alasan pihak Mellya tidak terima atas putusan PA Bangkinang, Hasan Basri enggan berkomentar lebih lanjut.(Red)

Siasat Info.co.id

Share
Published by
Siasat Info.co.id

Recent Posts

Satu Rumah Permanen di Padang Jantung Kerinci Ludes Dilalap Api

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Musibah kebakaran terjadi pada sebuah rumah permanen di Desa Padang Jantung,…

2 hari ago

Dukung INGUB Jambi, Ormas GRIB Jaya Batanghari Aksi Sweeping Angkutan Batubara

Siasatinfo.co.id, Berita Batanghari - Puluhan orang anggotan Ormas GRIB JAYA DPC Kabupaten Batanghari gelar aksi…

2 hari ago

Habiskan Dana Rp 1,7 M, Proyek Rehab Anjungan Rumah Adat Kerinci Dinilai Mark Up, Dua Ikon Wisata Terbengkalai

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Sarat dugaan penggelembungan harga bahan dan material yang berpotensi merugikan uang negara…

4 hari ago

MCP Pencegahan Korupsi Jambi, Kerinci Rangking Buncit, Lalu Apa Kinerja Inspektorat?

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kelas pencegahan korupsi di 11 Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi…

5 hari ago

Sarat Korupsi, Rp 1,7 M Proyek Anjungan Rumah Adat Kerinci di Jambi Perlu Ditinjau Ulang 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Mencuat dugaan kecurangan pelaksanaan kerja Proyek Tender Revitalisasi Anjungan Rumah Adat…

6 hari ago

Aksi Demo Massa Warga Diareal PLTA Kerinci Lanjut Pemblokiran Jalan Nasional, Lalulintas Lumpuh!

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pasca unjuk rasa Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan di Areal…

1 minggu ago