Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci,-Ketiban sial bagi NA(21), gegara menyebarkan video mesum “jilbab Pink”, seorang pemuda warga Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci ditangkap Polisi.
Informasi yang diperoleh penangkapan NA (21), warga Sanggaran Agung itu pada Selasa 18/06/2019. “sudah ditangkap pelaku penyebaran video “jilbab pink” oleh polisi” ungkap sumber dikutip siasatinfo.co.id pada laman media partner kerincitime.co.id.
Informasi yang dihimpun kasus ini beberapa hari lalu sudah dilaporkan oleh korban ke Polres Kerinci.
NA (21) warga Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci diamankan di kediamannya sekitar Selasa 18/06/2019 pukul 16.30 WIB sore.
Pihak Polres Kerinci hingga berita ini di publish, belum dapat dikonfirmasi.
Untuk diketahui bahwa Video “Jilbab Pink” viral di Whats App dan mesenger, video adegan tak senonoh itu berdurasi 1 menit 28 detik. Mengapa disebut “Jilbab Pink” setelah ditelusuri ternyata seorang perempuan di dalam video tersebut tanpak menggunakan jilbab berwarna pink.
Namun tidak jelas siapa kedua pasang kekasih tersebut, karena tidak jelas wajah keduanya.
Sangat parah ulah perangai regenerasi kita saat ini. Entah apa jadinya kalau video tak senonoh malah jadi kebanggaan padahal dapat terjerat pidana.
Sepekan terakhir kerinci dan sungai penuh sudah dihebohkan dengan dua video tak senonoh, Rexona Hijau dan Biji Ketumbar. (red).
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…
Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…