Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci,-Terkait kisruh pemenangan dugaan terder fiktif yang terjadi di kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) di Kabupaten Kerinci, baru – baru ini menuai kritikan pedas dari semua kalangan.
Informasi yang diperoleh siasatinfo.co.id, pemenang tender sebagian diundang tanpa pembuktian malah dimenangkan.” Sedangkan yang diundang malah tidak ada pembuktian.
“Seperti lokasi peningkatan jalan Ujung Pasir – Koto Tuo dengan nilai Pagu Rp 1,4 Milyar, itu dimenangkan oleh CV Bina Tama Mandiri, yang setau kami tidak ada pembuktian.
Kami minta agar Bupati Adirozal untuk tidak bungkam terhadap kelakuan bawahannya. Karena kalau dibiarkan Bupati, ini akan berimbas pada gagalnya pekerjaan fisik jalan yang dilewati Tds pada 8 November 2019,” ungkap sumber siasatinfo.co.id.
Pasca mundurnya pihak Pokja ULP Kerinci menuai kritikan dan persepsi lain, ada indikasi dugaan permainan kelas elite dalam proses tender hingga pengumuman pemenang oleh pihak Pokja ULP Kerinci tersebut.
Seperti keterangan yang berhasil dihimpun, pihak Pokja ULP mundur setelah pengumuman pemenang sejumlah paket yang jumlahnya puluhan miliar, diduga kuat pemilik paket tersebut adalah kelompok elite di Kerinci.
Persoalan ini tidak hanya sampai disitu, dengan proses lelang semrawut tentu berimbas pada pekerjaan paket proyek dijalan jalur Tour de Singkarak, yakni Jalan Kersik Tuo – Patok IV nilai pagu Rp 3 M, Bento – Batu Hampar Rp 1,7 M, Lubuk Nagodang – Koto Rendah Rp 4 M, Simp Belui – Kamantan – Betung Kuning Rp 6,8 Milyar.
Hingga saat ini belum jelas, pihak ULP sendiri tidak memberikan informasi secara rinci persoalan intervensi pihak luar dalam tender proyek tersebut.
“setelah pengumuman pemenang paket proyek yang jumlahnya puluhan miliar, ada yang mundur, ada indikasi dugaan pengamanan proyek untuk kepentingan kelompok elite” ungkap sumber siasatinfo.co.id.
Lantas siapa sebenarnya kelompok elite tersebut, “kelompok tersebut yang jelas memiliki hubungan dengan pejabat teras di Kerinci, kemudian pihak pokja ULP juga diduga kuat ikut menikmati permainan tersebut” ungkapnya.
Kepala Bagian Ekobang Kabupaten Kerinci, Askar Jaya saat ditemui di Kantornya senin 19/08/2019, ternyata tidak ada di tempat, menurut salah seorang stafnya Askar Jaya sedang dinas luar daerah. (red).
Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…
Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…
Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Polemik anggaran besar untuk makan bergizi gratis (MBG) yang terserap sekitar…
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Parah! Bersama seorang wanita di sebuah hotel, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Akibat angkutan material pasir dalam kondisi basah yang dibawa mobil Dump…