Categories: JambiKerinci

Gawat! Belum Usai Sengketa Lahan di Muak, Kini Lahan PLTA di Klaim Tanah Ulayat, Warga Tamiai Blokir Pintu Terowongan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Belum saja usai soal sengketa tanah lahan perladangan antara dua warga di Desa Semerap dan Muak, bahkan menelan korban tewas karena tertembus peluru, diduga dari senjata rakitan.

Ternyata sejak kemaren, Senin 26/10/2020 pukul 08.00 wib, berlangsung aksi puluhan warga masyarakat di Dua Desa Tamiai Blokir pintuk masuk Terowongan PLTA di desa Batang Merangin.

Pemblokiran pintu masuk terowongan PLTA oleh masyarakat dua Desa Tamiai, sebagai bentuk atas keberatan pembebasan lahan tanah ulayat adat mereka yang sampai saat ini belum ada titik terang dari pihak PLTA.

Berhasil diperoleh informasi dilapangan Senin 10.00 wib, puluhan masyarakat Tamiai masih berada di lokasi Pintu masuk terowongan, aparat TNI dan Polisi pun ada di lokasi.

Puluhan pekerja terowongan terlihat keluar dari lokasi terowongan, aktifitas pekerjaan terowowan lumpuh.

Menurut warga Tamiai, pihaknya akan duduki pintu masuk Terowongan Pembangunan PLTA ini hingga tuntutan masyarakat di indahkan dari pihak PT. Kerinci Merangin Hidro (KMH).

Disebutkannya, sekitar pukul 09.45 wib, pihak PT. KMH yakni Aslori sempat datang ke lokasi, meminta agar dilakukan mediasi, namun masyarakat meminta mediasinya di lokasi dengan memjelaskan secara rinci status tanan ulayat mereka yang telah dikuasai oleh PLTA.

“tanah ulayat kami sudah dikuasai PLTA, kami tidak tahu, jelaskan tata cara pembebasan tanah ulayat kami tersebut” ungkapnya.

Hingga sore senin, puluhan warga masih bertahan di lokasi, “kami akan bertahan di sini hingga selesai sesuai keinginan kami” ungkapnya.

Bukan hanya itu saja permasalahan rekrut pekerja juga menjadi polemik, PLTA semestinya memperkerjakan warga lokal terutama dari warga Desa Tamiai 60 : 40 dan itu tidak terpenuhi sama sekali.

Pihak PT. KMH Aslori saat ditemui di kantor sedang tidak ada di tempat, menurut keterangan petugas keamanan Aslori sudah keluar kantor sejak pukul 13.00 wib, entah kemana. (Nc/red).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Ratusan Juta Biaya Ketahanan Pangan Kecamatan Gunung Tujuh Sarang SPJ Korupsi Kades

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Mencuat dugaan biaya pelaksanaan ketahanan pangan senilai ratusan juta di Kecamatan…

17 jam ago

Kendarai Modis Toyota Innova, Sekcam Gunung 7 Kerinci Mau Kerumah WIL Dilabrak Anak dan Didenda RT

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Buntut hebohnya seorang ASN menjabat sebagai Sekcam di Kecamatan Gunung Tujuh,…

2 hari ago

Ribet Kasus Ijazah Jokowi:  Penuduh Dilaporkan, Pemilik Ijazah Menolak Diketahui Publik, UGM Bilang Asli

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Tak henti-hentinya soal ribetnya polemik pada kasus dugaan ijazah palsu yang…

2 hari ago

Railing Jembatan Pelangi Arah Kantor Bupati Kerinci Dirusak dan Dijarah Maling, Dinas PUPR Tutup Mata

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -  Parah!! Kondisi Jembatan Pelangi yang sering digadang-gadang sebagai jembatan Ikon Wisata…

1 minggu ago

Heboh Oknum Sekcam Misterius Malam Hari Dengan WIL di Kemantan Kerinci, Ini Sosok dan Pengakuannya

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Terkait video heboh dan menggemparkan warga Desa Kemantan Raya, Kecamatan Air…

1 minggu ago

Heboh!! Oknum Sekcam di Kerinci Malam-malam Terciduk Berduaan Dirumah Wanita Cantik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Heboh dan sempat viral seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) yang…

1 minggu ago