Belum Usai Disorot Gerogoti Uang Desa, Kini Kades Eri Mardison Minta Warga Bayar Uang Sertifikat Tanah

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Akibat pemeriksaan Tim Pemeriksa Inspektorat Pemkab Kerinci memakai sistem contoh mengaudit masing-masing wilayah setiap desa yang ditentukan, ternyata memicu para oknum Kades nakal leluasa merecoki ratusan juta Dana Desa anggaran 2023.

Terendus dugaan laporan fiktif bermodus kan modal belanja yang sengaja di Mark Up oleh Kades Eri Mardison Desa Koto Baru, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Kades Eri Mardison dinilai Warga Masyarakat Desa Koto Baru Kayu Aro suka berlaku culas dan lihai mencurangi serta mengibuli warganya sendiri, parah lagi ia mampu mengecoh tim pemeriksa dari Inspektorat Kerinci.

Terbukti menurut sumber warga setempat kepada Siasatinfo.co.id, Minggu (28/7/2024) pukul 08:00 WIB, mengucapkan bahwa, kegiatan jalan usaha tani merupakan paket proyek pokir anggota dewan Yosi malah dijadikan laporan penyaluran dari dana desa (DD).

“Setau kami jalan usaha tani yang dibangun itu proyek pokir anggota DPRD Kerinci atas nama Yosi, mana ada Kades Eri Mardison bangun jalan.

Kades kami akhir-akhir ini sering tidak ditempat, dia lebih berdomisili menunggu rumah barunya di Desa Koto Dua Lama Semurup.”

“Tidak hanya jalan usaha tani yang kami pertanyakan, pembangunan air bersih yang katanya ratusan juta itu dimana lokasi kades membangunnya, karena sampai saat ini tidak ada air masuk ke rumah warga masyarakat,”ujar warga.

Kuat dugaan, perlakuan kades tersebut berani dan nekad bermain curang pada laporan realisasi keuangan DD setempat, karena permainan mata oknum-oknum pemeriksa di interen Irban Inspektorat.

Selain uang DD 2023 yang tak jelas peruntukannya, Eri Mardison harus terbuka tentang laporan penyaluran uang sebesar Rp.100 Juta bantuan dari Gubernur Jambi.

Diketahui, Desa Koto Baru ini tercatat penerima DD sesuai data 11 Juli 2024 sebesar Rp.676.157.000, (Rp.676,1 Juta) lalu ditambahkan bantuan Provinsi Jambi Rp.100 Juta, sama dengan Rp. 776.157.000,(Tujuh Ratus Tujuh Puluh Enam Juta Seratus Lima Puluh Tujuh Ribu Rupiah).

Lebih menonjol dan disoroti Warga tentang yaitu anggaran biaya Pipanisasi, pemasangan pipa air bersih yang tercatat dua kali kegiatan dilaksanakan Kades, tetapi sampai saat ini belum dinikmati masyarakat.

“Seperti laporan realisasi tahap 1 penyaluran uang Desa Koto Baru sebanyak Rp. 182.708.400 (Rp.182,7 Juta) diperuntukkan pada Pemasangan Pipa Air Bersih Desa ke Rumah Tangga, benar atau hanya laporan saja.

Kemudian terjadi lagi, pencairan kedua untuk biaya pemasangan pipa Air Bersih ke Rumah Tangga sebesar Rp. 185.300.000 ( Rp.185,3 Juta), ini kan aneh, tolong di cek air bersih mana yang diterima tiap rumah tangga sini.”

“Karena dua kali kegiatan penyaluran air bersih habiskan uang desa kita sebesar Rp. 368 Juta, tentu dicurigai hanya sebagai ladang korupsi kades,”ungkap Warga.

Dilanjutkan lagi, warga minta kejujuran Tim Pemeriksa dari Inspektorat Pemkab Kerinci yang ditugaskan di wilayah Kecamatan Kayu Aro, untuk tidak bersekongkol menggerogoti uang desa.

“Kami minta usut laporan Kades tentang biaya Pembangunan Jalan Usaha Tani sebesar Rp 223.491.200, (Rp.223,4 Juta), jalan mana yang dia bangun, tunjukkan saja ke masyarakat biar jelas.

Lalu uang Rp.153,8 Juta untuk pembangunan Prasarana Jalan Desa seperti Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, ini perlu diperiksa pihak berwenang karena banyak permainan, pekerjanya pun bukan masyarakat sini,”tegasnya.

Namun parahnya lagi, belum usai Kades satu ini disorot menggerogoti uang DD, kini timbul lagi masalah baru tentang dugaan pungutan liar untuk bayar uang sertifikat tanah warga.

“Uang diminta itu oleh dua orang Staf Desa ke masyarakat untuk bayar uang pengurusan Sertifikat Tanah Prona masing-masing sebesar Rp.500 ribu sampai Rp.600 Ribu per satu sertifikat.

Memang bukan Kades yang turun langsung, tetapi ini dipastikan perintah dan mereka ini kan kaki tangan kades,”ucapnya sambil minta campur tangan aparat hukum.(Mulyadi/Mdona)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Viral.!! Postingan Pria Siulak Deras Kerinci Terlantar di Ketapang Lampung Selatan Ingin Pulang

Siasatinfo.co.id, Berita Lampung - Viral.!! Seorang pria memakai topi dengan jaket jeans warna biru yang…

1 minggu ago

Terjun Kejurang Sedalam 30 Meter Jalur Puncak-Tapan, Sopir Dump Truck Selamat

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Lagi-lagi terjadi kecelakaan tunggal di kawasan yang sering dikenal rawan…

2 minggu ago

Meninggalnya Brigadir EWS Polres Tanjabtim, Polda Jambi Pecat 5 Polisi Terlibat Pengeroyokan 

  Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Peristiwa heboh dan mengejutkan publik di korps baju seragam coklat…

3 minggu ago

Tragis! Seorang Isteri Tewas Diujung Parang Suami di Sarolangun, Anak Korban Berteriak Minta Tolong Warga

Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…

3 minggu ago

Buntut Blokir Dana PT Batang Bayang Kelar, Perseteruan Kubu Inal – Samsu Arifin Cs Bakal ke Jalur Hukum 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…

3 minggu ago

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

3 minggu ago