Akali Distributor, Modus Lelang Alat Berat PUPR Sungai Penuh Dilakoni Pokja

Siasatinfo.co.id Sungai Penuh –  Pengadaan 4 Unit Alat Berat di Dinas PUPR Kota Sungai Penuh semakin santer, mulai dari dugaan mark up anggaran, monopoli terencana pihak distributor, hingga indikasi modus lelang yang sitimatis dilakoni secara akal bulus Pokja saja.

Foto Martin Kadis PUPR Kota Sungai Penuh dan Rahmad Indra (PPTK).Harian Siasat Info

John Afriza Ketua LSM Perisai Kobra menegaskan bahwa pengadaan 4 unit alat Berat di PUPR Sungai Penuh tahun 2019 senilai Rp. 6 Miliar dana Bantuan dari Provinsi Jambi.

Terindikasi ada dugaan kuat mark up harga, seperti Mini Wheel Escavator 5,4 ton dengan harga Rp. 1.030 Miliar, Mini Whell Escavator 4,7 ton dengan harga Rp. 970 Juta, Mini Wheel Escavator 3,8 ton dengan harga Rp. 955 Juta, Beckhoe Loader 4,7 ton dengan harga Rp. 970 Juta. Dan beberapa alat berta lain dan sejumlah Dumptruk.

Parahnya lagi permainan monopoli pihak Perusahaan yang diduga kuat bekerja sama dan sudah diatur lebih awal untuk mengendalikan perusahaan pemenang dengan manampil merek alat berat di dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK).

“merek sudah ditentukan, kemudian tonasi juga sudah ditentukan, pengaturan monopoli pun kental, perusahaan pemilik barang hanya memberikan dukungan ke perusahaan tertentu saja yang ikut lelang, yang kita duga itu adalah kroninya” terang John Afriza.

Persekokongkolahn jahat pun besar kemungkinan terjadi, dijelaskannya bahwa persekongkongkolan adalah kerjasama yang dilakukan oleh pelaku usaha dengan pihak lain atas inisiatif siapapun dengan cara apapun dalam upaya memenangkan peserta tender tertentu.

Ada beberapa unsur persekongkokalan kata John, pertama; kerjasama antara dua belah pihak atau lebih, dua; secara terang-terangan maupun diam-diam melakukan tindakan menyesuaikan dokumen dengan peserta lain.

Ketiga; membandingkan dokumen tender sebelum penyerahan, Keempat; menciptakan persaingan semu, kelima; menyetujui dan/atau memfasilitasi terjadinya persekongkolan. (Jm/red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

3 hari ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

4 hari ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

1 minggu ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

1 minggu ago

Kisaran Rp18 M Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Molor, Kinerja Sekda Dipertanyakan ASN

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…

1 minggu ago

Pungli Sertifikat Tanah Warga Bekas Wisata Lahar Dingin Sungai Rumpun Libatkan Kades

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Menguap dugaan pungutan liar (Pungli) pengurusan sertifikat tanah dilahan produksi berupa…

1 minggu ago