Siasatinfo.co.id Batanghari – Konvoi Truk batu bara yang memadati Jalan Muara Bulian-Paal V Tembesi Kabupaten Batanghari mulai menuai aksi kontra warga masyarakat.
Pasalnya Konvoi armada truk batu bara tersebut dianggap telah memonopoli jalur lalu lintas sehingga warga masyarakat pengguna jalan lainnya merasa resah dengan kondisi tersebut.
Tak heran aksi masyarakat di Kelurahan Pasar Baru ambil aksi dengan memblokade ruas jalan Pasar Baru – Sridadi Kecamatan Muara Bulian agar Armada angkutan batu bara tidak melintasi jalan raya sebelum jam yang ditentukan yaitu pukul 18:00 WIB.
Aksi penghadangan jalan tersebut di pimpin langsung oleh masing – masing Ketua RW dan Ketua LPM serta masyarakat kelurahan pasar baru dengan pemantauan langsung aparat Polsek Pasar Baru.
“Kita melakukan aksi himbauan agar Armada angkutan batu bara ini tidak parkir di sepanjang jalan dan tidak melintasi jalan raya sebelum waktu yang di tentukan.
“Selama ini truk – truk batu bara ini hampir setiap hari membuat kemacetan jalan raya, kasihan pengguna jalan lainnya,” Ujar salah satu ketua RW Suherman pada siasatinfo.co.id, Rabu (20/04) kemarin.
Ditegaskannya”Jika masih berani nekat tidak mengindahkan himbauan masyarakat, bisa saja aksi anarkis warga berujung fatal terhadap Armada batu bara.
ini karena kita tidak ingin lagi terjadi kemacetan jalan akibat Armada batu bara ini,” Pungkasnya.(Herlas)
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…
Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…
Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…