Usai Beraksi di 22 Tempat, 4 Sekawan Pelaku Curanmor di Dor Polisi

Siasatinfo.co.id Surabaya – Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus empat pemuda komplotan spesialis curanmor yang kerap beraksi di parkiran minimarket dan warnet di Kota Pahlawan.

Keempatnya adalah Ferdi (24), warga Jalan Kalilom Timur; Nanda (20), warga Jalan Perintis Pulungan, Kecamatan Sedati Sidoarjo; Edi P (21), warga Jalan Lebak Rejo Tambaksari dan Jainal (22), warga Jalan Dukuh Setro.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti menjelaskan sesuai catatan petugas, sedikitnya 22 lokasi telah disatroni empat sekawan ini.

Keempat tersangka dikenal cukup sadis saat beraksi dan saat diamankan petugas di kos Jalan Kalidami, Surabaya mereka berusaha menyerang petugas sehingga mereka mendapat tindakan tegas terukur pada betis masing-masing.

“Mereka menyabetkan senjata tajam jenis pisau penghabisan ke arah anggota,” kata Iptu Bima Sakti, Kamis (14/11/2019).

Ia menyebut untuk menggertak keempat tersangka, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, bukannya menyerah, mereka malah secara membabi buta menyabetkan pisau sembari berlari ke arah petugas.

“Karena khawatir membahayakan warga, kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak betis kanan satu tersangka. Namun, hal tersebut malah memancing emosi tiga tersangka lain hingga terus menyerang kami. Sesuai arahan pimpinan, kami terpaksa kembali melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak tiga kaki tersangka lain,” terangnya.

Dari hasil penyidikan, 22 lokasi yang dijarah sasaran komplotan ini adalah parkiran minimarket dan warnet.

Diantaranya parkiran minimarket Jalan Kapas Krampung, Jalan Bronggalan, Jalan Gebang Putih, sekitar Kampus ITS, Pasar Kapas Krampung, Jalan Karang Empat, Rumah Kos Jalan Bogen, kawasan Tropodo, Sidoarjo, Jalan Pacar Kembang, Minimarket di Jalan Tambaksari dan Apotik di Jalan Setro.

Lokasi lain adalah, parkiran di Pasar Gedangan, Sidoarjo sebanyak dua kali, minimarket dj Jalq Bronggalan, parkir di depan SMK V tepatnya di samping SPBU Dharma Husada, di parkiran seberang sate Ponorogo Jalan Kertajaya. Minimarket di Jalan Bronggalan, di Jalan Tropodo, Sidoarjo.

“Selain minimarket dan parkiran, tersangka juga menyasar parkiran warnet yang terlihat sepi. Mereka berhasil menggondol motor di warnet yang berada di Jalan Bratang, serta warung kopi di kawasan Keputih,” kata Bima.

Dalam beraksi, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2013 ini menyebut jika keempat tersangka selalu berbagi tugas. Mereka secara bersama-sama mengendarai dua motor mencari sasaran.

“Setelah mendapatkan incaran, dua tersangka turun mendekati lokasi motor terparkir. Namun, mereka juga selalu melengkapi diri dengan senjata tajam dan beberapa jenis kunci letter T yang terbuat dari baja,” ujarnya.

Tidak tanggung-tanggung, dari 22 lokasi yang sudah diacak-acak, para tersangka selalu mendapatkan hasil motor. Bahkan, dalam satu lokasi, mereka tidak jarang berhasil mendapatkan dua motor sekaligus.

“Dari hasil pengakuan, motor yang akan dicuri harus terlebih dulu sudah ada yang memesan. Selama kurang lebih dua tahun menjalankan aksi curanmor itu, mereka kerap mendapatkan pesanan tiga motor yakni Honda Beat, Honda Vario dan Honda Supra,” papar mantan Kanitreskrim Polsek Pakal itu.

Selain mencuri motor, petugas juga sempat dikagetkan dengan pengakuan tersangka. Mereka juga tidak segan melakukan aksi penjambretan saat ada kesempatan di jalan.

Itu diperkuat dari barang bukti beberapa kalung emas yang ditemukan di kos yang sengaja digunakan untuk menyimpan hasil curian itu

Polisi juga menyita barang bukti belasan kunci letter T berbagai bentuk, berbagai kunci palsu yang digunakan untuk mengelabui petugas saat membawa hasil curian, enam motor hasil curian yang belum sempat dijual, serta satu pisau penghabisan yang sempat digunakan untuk menyerang petugas.

Ferdi, salah satu tersangka mengaku jika mata kunci letter T yang digunakan untuk beraksi itu sengaja dibuat dari bahan dasar baja dan dicetak sendiri.

“Mata kuncinya buat sendiri dari baja. Kami sengaja membeli peralatan untuk melebur baja,” kata Ferdi.
( Redho Fitriyadi )

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Heboh, Oknum Guru SMKN 3 Tanjabtim Jambi Dikeroyok Puluhan Siswa

Siasatinfo.co.id, Berita Tanjabtim - Viral beredar sebuah video rekaman seorang guru jadi bulan-bulanan pemukulan dan…

1 hari ago

Injak SK Penetapan Tenaga Penyuluh Saat Ultah 58 Kadis TPH Kerinci, Radium Halis Diremehkan Bawahan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Parah!! Di hari Ulang Tahun ke 58 Radium Halis, kini masih…

2 hari ago

Sesuai Visi Misi Monadi, 5 Unit Mobil Sampah Diserahkan Bupati Kerinci di 5 Kecamatan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, didampingi Wakil Bupati Kerinci H. Murison,…

4 hari ago

Menguap, Ruang Bendahara PUPR Kerinci Sarang Pungli Merecoki Kontraktor 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Hiruk pikuk permainan kotor dugaan segepok uang pelicin guna pengurusan pencairan…

4 hari ago

PPK BPJN II Jambi Akui Ada Kendala Konstruksi Proyek Strategis Nasional Batu Hampar – Siulak Deras di Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pelaksanaan pekerjaan Proyek Strategis Nasional yakni Perbaikan Ruas Jalan Batu Hampar -…

6 hari ago

AKBP Ramadhanil Jabat Kapolres Kerinci Gantikan AKBP Arya Tesa Brahmana

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Hari ini, Jum'at (09/01/2026) Kapolres Kerinci yang semula dijabat oleh AKBP…

7 hari ago