Categories: Jakarta

Terungkap, Cafe Remang – remang Pekerjakan Wanita ABG, Dipaksa Layani 10 Tamu Pria

Siasatinfo.co.id Jakarta – Selain tidak digaji, Hp milik pekerja cafe Khayangan yang masih ABG itu dirampas agar tidak bisa komunikasi dengan pihak keluarga mau pun teman mereka.

Kasus perbudakan terungkap setelah ABG Cafe Khayangan, menceritakan intimidasi yang mereka terima selama dieksploitasi sebagai pekerja seks. Pihak kafe merampas HP mereka dan tak memberi mereka gaji.

“Paling lama yang di bawah umur itu sudah tujuh bulan bekerja. Ada yang baru seminggu tapi sudah harus melayani belasan laki-laki, artinya mereka (Cafe Khayangan) punya standar kerja tinggi, dan anak-anak ini kaget semua.

“Alat komunikasi dirampas, lalu dia juga kaget yang sudah 2, 3 bulan tidak digaji per bulan,” kata Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati, Sabtu (25/1/2020) malam, seperti dilansir pada detik.com.

Maryati menceritakan, dia telah bertemu dan berdialog dengan para korban. Tak hanya soal HP dirampas dan tak digaji, korban juga menuturkan tak bisa kabur dari Cafe Khayangan karena penjagaan di sana ketat.

“Mereka bilang ada istilahnya penjagaan ketat. Mereka cerita ‘Ibu, bagaimana saya mau kabur, saya diikuti, setiap pintu nyaris tidak bisa dilewati,” ujar Maryati.

Masih berdasarkan pengakuan para korban, lanjut Maryati, pihak Cafe Khayangan menerapkan aturan setiap kebutuhan sehari-hari para pekerja seksnya dipenuhi, namun dicatat sebagai utang. Dia menilai kejahatan yang dilakukan pihak kafe terencana matang.

“Kebutuhan sehari-hari si korban diberikan, tapi dicatat sebagai utang, diposisikan tidak berdaya. Saya sebut ini perbudakan modern karena kalau si korban diberi kuasa atas dirinya, sekalipun dia dilacurkan, dia akan mampu memilih juga istilahnya, mampu mengambil keputusan sendiri. Berdasarkan temuan dan pengalaman anak-anak, ini terlihat kejahatan mereka berencana,” jelas Maryati.

Para tersangka tega mempekerjakan anak-anak dengan rentang usia 14-18 tahun. Para korban juga dipaksa melayani 10 tamu pria dalam semalam dan korban pun kini terjangkit penyakit. Cafe remang-remang ini bahkan disebut beromzet Rp 2 miliar per bulan.(red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Proyek Bantuan Kemendikdasmen Rp.1,1 M di SMPN 25 Kerinci Cacat Konstruksi, Kepsek Bungkam 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pelaksanaan konstruksi proyek rehabilitasi untuk kegiatan pembangunan SMP Negeri 25 Kerinci…

13 jam ago

‎‎‎Miris! Pria Sumur Anyir Kota Sungai Penuh Ditemukan Tak Bernyawa Gantung Diri 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Kejutkan warga karena ditemukan seorang suami masih muda sudah tak…

2 hari ago

Tim Kecolongan, Proyek TD PUPR Kerinci Dikerjakan CV Gibran Akbar Ternyata Lawan Politik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Lagi, Tim Pemenangan untuk berjuang mati-matian guna memenangkan pasangan Monadi-Murison dua tahun…

4 hari ago

Menguap! Proyek Tanggap Darurat PUPR Kerinci Sungai Hamparan Pugu Dinilai Tak Layak

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Menguap pelaksanaan proyek bidang tanggap darurat (TD) di Dinas Pekerjaan Umum…

5 hari ago

Ratusan Juta Biaya Ketahanan Pangan Kecamatan Gunung Tujuh Sarang SPJ Korupsi Kades

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Mencuat dugaan biaya pelaksanaan ketahanan pangan senilai ratusan juta di Kecamatan…

6 hari ago

Kendarai Modis Toyota Innova, Sekcam Gunung 7 Kerinci Mau Kerumah WIL Dilabrak Anak dan Didenda RT

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Buntut hebohnya seorang ASN menjabat sebagai Sekcam di Kecamatan Gunung Tujuh,…

1 minggu ago