Terkuak.!! Naik Pitam Kades Tulus Hingga Pukul Laminem Sekre BPD, Disinyalir Rp10 Juta Uang Bumdes Ditilap Kades Tulus

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin – Nasib apes yang dialami Laminem (39) Warga RT 19, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin, korban merasa malu depan para peserta rapat dikantor Desa ia dipukul bagian leher yang nyaris tersungkur.

Pemicu naik pitam hingga terjadi  pemukulan oknum kades ini, lantaran korban depan umum mempertanyakan soal uang Bumdes yang dipinjam pelaku Tulus sebesar Rp.10 juta diduga sengaja ditilap Kades Tulus.

Peristiwa kekerasan terhadap korban, sontak menimbulkan kesal forum BPD dan warga. Kades Tulus dituding warga tidak di untung yang awalnya berprofesi sebagai Satpam disebuah perusahaan sawit di Merangin.

“seharusnya Kades Tulus lebih dekat dengan masyarakat dan merakyat, eh ini malah sebaliknya Profesi dulunya seorang Satpam, malah seenaknya memukul seorang wanita,”ujar warga dan BPD lainnya kesal dengan kelakuan kades.

Unsur kesengajaan Kades Tulus melampiaskan amarahnya ke arah leher bagian belakang Laminem cukup keras dan disaksikan peserta rapat di kantor desa. “Saya hampir tersungkur saat dipukul Kades Tulus,” kata Laminem, Rabu (10/11/21).

Tak terima dengan pemukulan itu, korban Laminen (39) melaporkan Tulus terduga pelaku kekerasan ke Forum BPD Se-Kecamatan Margo Tabir Kabupaten Merangin.

Kepada Siasatinfo.co.id Laminem (39), mengatakan peristiwa pemukulan itu terjadi pada Selasa (9/11/21) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB.

“Saya hanya meneruskan perintah Pak Sekcam Margo Tabir untuk mengevaluasi dana BUMDES yang ada. Kan aneh Bang saya selaku BPD tidak tau apa-apa soal realisasi Bumdes.

“Malah akhir-akhir ini semua data BUMDES di Kantor Desa sudah dihapus semua. Kami tidak tau apakah data itu sengaja dihapus atau memang hilang sendiri dikantor desa itu,”terang anggota BPD lainnya.

Dilanjutkan lagi korban Laminem (39), bukan hanya pemukulan saja yang didapat oleh korban Laminen (39), bahkan suami Laminem yang tidak tau menahu pun juga tak luput dari ancaman Kades Tulus melalui telepon.

Merasa dipermalukan pelaku Tulus, korban Laminem minta perlindungan Hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tabir Polres Merangin, dengan LAPDUAN 43/ XI /2021/ Jambi/ Res Merangin/ Sekt Tabir.

Lebih lanjut Kades Tulus saat dikonfirmasi Media ini lewat ponsel nya 08527313560x membantah perihal tersebut, saya tidak nampar apalagi memukul korban,” elaknya membela diri.

“Kalau Nyolek di bagian leher belakang ya saya akui ada, silahkan dia melapor ke Polisi yang penting ada saksi dan Visumnya.

“Jika tidak ada ya mereka akan saya lapor balik,” ujar Kades Tulus angkuh sambil bergegas memutuskan sambungan telepon media ini dengan cepat. (Bayhakie)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

7 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

1 minggu ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

2 minggu ago

Rapat KONI Kerinci Untuk Persiapan Kejurkab 2026 Dipimpin Langsung Ketua Nafrizal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…

2 minggu ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

2 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

2 minggu ago