Terkait Soal Mafia Tanah, Asnidar Pensiunan BPN Jambi Ditangkap Polisi

Siasatinfo.co.id, Jambi – Terkait soal dugaan mafia tanah, seorang wanita bernama Asnidar (59) di Polisikan korban bernama Bardiansyah (53), ujungnya Asnidar ditangkap Polisi.

Polda Jambi menangkap seorang pensiunan pegawai Kanwil Badan Pertanahan Negara (BPN) Jambi, Asnidar (59). Dia ditangkap karena diduga menjadi mafia tanah.

“Jadi tersangka ini melakukan tindakan penipuan dokumen tanah atau bisa disebut sebagai mafia tanah. Dia itu dulu pegawai Kanwil BPN Jambi, tetapi sekarang sudah pensiun,” kata Direskrimum Polda Jambi Kombes Kaswandi Irwan kepada wartawan, Sabtu (8/5).

Asnidar ditangkap polisi di kawasan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan korban bernama Bardiansyah (53).

Kaswandi menyebut Asnidar diduga memalsukan surat tanah seluas 960 meter persegi. Pemalsuan diduga dilakukan saat yang bersangkutan masih aktif di BPN Jambi.

Tanah itu dijual pada 2014 atas nama Ambok Intang. Tanah tersebut diklaim merupakan tanah Asnidar dan dijual kepada korban senilai Rp 450 juta.

Setelah jual-beli tuntas, ternyata ada orang yang mengklaim tanah itu dengan menunjukkan surat-surat yang sudah ada lebih dulu. Korban lalu melaporkan Asnidar ke polisi.

“Tersangka ini melakukan ini diduga dengan melibatkan berbagai pihak, baik itu bisa dari pihak kelurahan dan lainnya. Nantinya berbagai pihak yang terlibat itu akan kita panggil dan pemeriksaan. Ini tentu sudah masuk ranah mafia tanah. Pelapor yang juga korban telah rugi Rp 450 juta atas pemalsuan dokumen tanah itu,” ujar Kaswandi.

Pembayaran tanah seluas 960 meter persegi itu dilakukan dengan cara dicicil selama 5 tahapan. Setelah lunas, korban mengambil SHM yang ternyata ada nama berbeda soal kepemilikan tanah itu.

“Saat akan mengambi SHM tanah itu, korban kaget ternyata SHM-nya bernama berbeda dengan ada tambahan tanah, dengan keseluruhan tanah itu seluas 1.594 meter persegi. Lalu tersangka ini menawarkan ke korban jika tanah itu dibeli seluruhnya dan tersangka akan memecah sertifikatnya, korban kemudian membelinya dengan senilai Rp 470 juta. Jadi semua total dibeli korban Rp 920 juta,” ujar Hasan.

Setelah dibeli, ada warga yang mengaku tanah yang dibeli pertama oleh korban senilai Rp 450 juta sudah ada yang punya. Korban merasa dirugikan sehingga tersangka dilaporkan.

“Persoalan ini akan terus berlanjut karena telah melibatkan banyak pihak, apalagi ini ranahnya mafia,” kata Hasan.

Tersangka Asnidar menepis dugaan kasus yang disangkakan kepada dirinya. Dia mengaku tanah yang dijualnya itu adalah miliknya.

“Itu tanah saya, saya jual tanpa ada hal-hal yang disebut nipu gitu. Saya juga kaget kok bisa ada orang lain mengaku itu tanah dia. Biarlah nanti kita buktikan di pengadilan karena saya tidak bersalah,” ujar Asnidar setelah diperiksa polisi.(Red)

Sumber : Gerak12

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Jaga Sinergitas, Kapolda Jambi Apresiasi Insan Pers Sebagai Mitra Strategis Kepolisian

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Untuk menjaga kemitraan dan memperkuat sinergitas antara Kepolisian dengan Insan Pers,…

21 jam ago

Ribuan ASN Menjerit, Gaji Ke 13 ASN Kota Sungai Penuh Molor, Wako Alfin dan BKD Tuai Buah Bibir

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Kabar mengejutkan dan bikin menjerit sekitar 3 ribuan ASN di…

1 hari ago

Usai Membawa Amanah, Mantan Kepala Sekolah SD Negeri 253 Bangko Sampaikan Terima Kasih

Siasatinfo.co.id Berita Merangin – Masa bhakti sebagai pemimpin satuan pendidikan telah usai. Setelah mengemban amanah…

4 hari ago

Viral!! Video Sadis Majikan TKI Aniaya ART di Johor Malaysia Ditangkap Polisi, Uya Kuya Jenguk Korban

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Viral!! Sebuah rekaman video beredar di postingan dibeberapa aplikasi Sosmed tentang…

5 hari ago

Surat Terbuka Kepada Gubernur dan Polda Jambi Menjalar ke Praktik Mafia Jabatan Disdik Merangin

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aksi protes terhadap pengangkatan pasca pelantikan Kepala Sekolah SD oleh M…

5 hari ago

Mencuat!! Aroma Pungli Bayangi Pelantikan 237 Kepsek SD di Dikbud Merangin, Puluhan Kepsek Ajukan Mundur 

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Kisruh pengangkatan dan rotasi 237 Kepala Sekolah SD Se-kabupaten Merangin kini…

1 minggu ago