Daerah

Sarat Korupsi! Sekelas Pondasi Inspektorat Kerinci Telan Dana Rp.1,6 M, Kontraktor dan PPK Harus Diperiksa

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci –  Proyek pembangunan gedung Inspektorat Pemkab Kerinci anggaran tahun 2024 senilai Rp.1,6 Miliar dikerjakan CV.Jambi Hulukarya beralamat di Semurup kini menuai sorotan miring banyak pihak.

Pasalnya, Proyek tender dilaksanakan Kontraktor Pelaksana CV Jambi Hulukarya di penghujung tahun 2024 ini, sarat dugaan korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara dan harus diusut Aparat Penegak Hukum.

Selain dugaan Mark Up anggaran, pekerjaan terkesan amburadul. Tanah timbunan pondasi dikerok dari lokasi, keliatan pondasi tergantung di semua dinding pondasi. Dan Kontraktor Pelaksana tanpa memakai timbunan pasir dan batu.

Berdasarkan keterangan beberapa sumber dilapangan mengungkapkan kepada Siasainfo.co.id, bahwa kejanggalan kerja pihak rekanan CV.Jambi Hulukarya dilokasi tanah timbunan labil, rawan longsor, serta melanggar ketentuan sesuai dengan sondir tanah.

“Secara teknis kita sudah menegur agar pelaksanaan kerja proyek pembangunan kantor Inspektorat cukup dengan pematangan lahan dulu.

Tapi mereka di Inspektorat ngotot ingin membuat pondasi langsung tanpa mempedomani kekerasan dan kepadatan tanah dilokasi kerja,”ujar sumber.

Sementara menurut pengawas lapangan Ronzen sekaligus mengaku sebagai penanggungjawab terhadap pelaksanaan proyek ini, kepada Siasatinfo.co.id, Kamis sore, (26/12/2024) mengatakan, secara teknis lapangan ia bertanggungjawab sepenuhnya.

“Paket proyek ini bukan milik Partibus, kami pemenang tendernya atas nama CV. Hulukarya, ini Ared sebagai direkturnya,”Ujarnya sambil menunjuk kesamping tempat duduk Ared.

Namun diakui Ronzen, peran Partibus hanya sebagai pengadaan semua bahan karena memiliki tokoh bangunan.

“Partibus hanya tempat kami mengutang bahan-bahan yang dibutuhkan, beliau hanya pengadaan saja, mana pernah beliau dilapangan.

Pekerjaan proyek ini memang sudah tarmen 100 %, dan setiap lobang tapak gajah sudah kita pasang Paku Pasak Bumi sebanyak 134 buah kalau tidak salah,”Ujarnya didampingi Ared pemilik CV Jambi Hulukarya.

Keterangan Ronzen berdalih bukan milik paket Partibus tidak dapat dipercaya sepenuhnya. Karena Ronzen dikabarkan hanya bonekanya Partibus untuk leluasa bermain paket secara monopoli di Dinas Pemkab Kerinci.

Bahkan, Haji Partibus ini dikenal lihai bersembunyi menguasai paket-paket proyek miliaran di lingkungan Dinas PUPR Pemkab Kerinci yang selama ini terkesan kebal hukum.

Lebih aneh lagi, Vidra selaku PPK proyek ini yang miliki skill di bidang jalan dan jembatan malah dipakai untuk PPK Bangunan Gedung.

Kuat dugaan, Vidra selaku PPK, Konsultan Pengawas dan Kontraktor melanggar ketentuan Sondir atau Cone Penetrometer Test (CPT) merupakan metode pengujian kepadatan tanah pada perencanaan pondasi bangunan.

“Boleh saja si Ronzen mengaku-ngaku sebagai pemilik paket ini, tapi kalangan kontraktor sudah tau semua paket ini milik Partibus yang suka bermain belakang layar.

Mana ada kelas Ronzen dapat proyek tender, mereka ini hanya bonekanya Partibus yang berperan mengawasi paket-paketnya.”

“Kita lihat saja nanti, jika dugaan kasus korupsi proyek sekelas pondasi telan anggaran Rp.1,6 Miliar ini dilanjutkan ke ranah hukum, jelas tuh siapa belakang layar,” ucap salah satu aktivis Pegiat Antikorupsi..(Mdona/Ddi/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Pelaku Pengeroyokan di Pelayang Raya Ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Kepolisian Resor (Polres) Kerinci melalui Tim Opsnal Satreskrim berhasil mengamankan…

6 hari ago

Habiskan 4 M APBD-P Tanggap Darurat Dinas PUPR, Bupati Kerinci Jangan Mau Dikibuli SPJ Kabid

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai menguap dipermukaan publik soal dugaan rekayasa laporan SPJ pada pelaksanaan…

1 minggu ago

Pria Inisial DM Ditangkap Satreskrim Polres Kerinci, Korban Akui Disetubuhi Paksa Diladang

Siasatinfo.co.id, Berita ​Kerinci –Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil mengamankan seorang pria berinisial DM…

1 minggu ago

Pungutan Uang Rp 700 Ribu Per Murid di SD IT Meresahkan Walimurid, Dana BOS Dikemanakan?

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Semakin menjadi-jadi saja bermoduskan memeriahkan acara dengan dugaan Punguatan Liar (Pungli)…

1 minggu ago

Kerjaan CV ABK Aspal Hotmix Rp 696 Juta Rusak Dibiarkan, Pemeriksaan BPK Jambi dan Inspektorat Diremehkan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -Parah! Sudah diperiksa BPK RI Perwakilan Jambi jalan Aspal Hotmix Desa Mukai…

1 minggu ago

Korupsi Dana Bos Capai 700 Juta, Eks Kepsek SMAN 6 Merangin Serta Kroni Berujung Jadi Tersangka

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Merangin berhasil menuntaskan penanganan kasus…

2 minggu ago