Siasatinfo.co.id Lamasi – Nyaris diperkosa seorang remaja baru duduk dibangku SMA berinisial Mi (16), korban Bidan Desa NE yang sudah hamil 3 bulan tubuhnya sempat digenyangi pelaku, namun korban lakukan perlawanan setelah diketahui tidak membawa senjata tajam.
MI, remaja tanggung berusia 16 tahun dan masih duduk di bangku SMA, terpaksa berurusan dengan polisi karena mau memerkosa bidan desa berinisial NE yang tinggal di puskesmas.
Kapolsek Lamasi Iptu Idul melalui keterangan tertulis, Selasa (14/4/2020), mengatakan pemuda berusia 16 tahun tersebut sudah sempat menggerayangi tubuh bidan desa.
“Pelaku masuk dengan cara mencongkel daun jendela rumah bidan yang satu tempat dengan puskesmas, saat hujan deras,” kata Idul.
Dia mengatakan, setelah berhasil masuk ke ruang tempat tinggal NE, pelaku sempat melakukan pelecehan, yakni menggerayangi tubuh termasuk alat vital korban.
Agar tak dikenali oleh bidan desa, remaja tanggung itu memakai topeng saat beraksi, Selasa (7/4) pekan lalu.
“Dia melakukan aksinya pukul 23.00 WITA. Saat itu, korban sudah tidur. Tapi karena merasakan ada yang meraba-raba, dia terbangun,” kata Idul.
Ketika terbangun, pelaku langsung mengancam membunuh korban kalau berani berteriak. Korban hanya bisa pasrah saat digerayangi.
Melihat korban pasrah, MI lantas membuka celananya untuk menyetubuhi korban. Namun, korban yang tengah hamil 3 bulan itu melawan dengan cara menendang MI hingga mental ke arah pintu.
“Setelahnya, pelaku kabur lewat jendela yang awalnya dicongkel. Korban berani melawan karena melihat pelaku tak membawa senjata tajam,” kata dia.
Ia menuturkan, peristiwa itu terjadi saat bidan NE sedang sendirian di puskemas. Sang bidan sudah memunyai suami, tapi ketika itu terjadi, pasangannya berada di luar, dilansir dari suara.com.
“Kami menangkap pelaku di rumahnya, dia mengakui perbuatannya. Kini sedang diperiksa di mapolsek,” kata dia.
Idul mengatakan, bakal tetap melakukan proses hukum dalam kasus itu sesuai permintaan korban. Untuk hal tersebut, dia sudah meminta Balai Pemasyarakatan untuk melakukan diversi, karena pelaku masih di bawah umur. (Red).
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Parah!! Kondisi Jembatan Pelangi yang sering digadang-gadang sebagai jembatan Ikon Wisata…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Terkait video heboh dan menggemparkan warga Desa Kemantan Raya, Kecamatan Air…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Heboh dan sempat viral seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) yang…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya mutasi setingkat Kasat dan Kapolsek yang di rotasi dilingkup…
Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi…
Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Akhir pengungkapan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara, Kejaksaan Negeri…