Rehab Jalan Usaha Tani Durian Mukut Merangin Sarat Korupsi, Warga Berharap APH Turun Tangan 

Siasatinfo.co.id Berita Merangin – Dana Desa diprioritaskan untuk pembiayaan pelaksanaan program dan kegiatan berskala lokal, tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup masyarakat serta penanggulangan kemiskinan.

Namun sayangnya, pembangunan jalan yang seharusnya dua kilo meter lebih itu di bangun hanya separo saja dan pekerjaan ini belum tentu sesuai spesifikasi.

Rehabilitasi jalan usaha tani desa yang berasal dari Dana Desa (DD) tahun 2024 dengan Panjang 2,500 Meter dan Lebar 4 Meter, dengan anggaran Rp. 111,5 Juta (Seratus Sebelas Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), berlokasi di RT 01 Desa Durian Mukut, Kecamatan Masurai Merangin.

Informasi berhasil dihimpun oleh awak  Siasatinfo.co.id, Jum’at (5/7/2023) dari warga setempat mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan rehabilitasi jalan dikerjakan asal jadi dengan teknis main sapu dengan alat berat.

“Setau kami rehab jalan, tentunya memperbaiki yang rusak, ini malah tambah rusak. Pihak desa tidak memprioritaskan pada jalan yang becek dan berlumpur.

Mereka perbaiki hanya main korek-korek begitu saja tempat melekatnya gorong-gorong, itupun terkesan tidak merata. Bahkan pada ukuran lebar 4 meter ke ujungnya mengecil hingga 1 Meter s/d 1,5 Meter yang dikerjakan oleh pihak Pemdes,”ungkapnya.

Dilanjutkan salah satu warga lain menyebutkan bahwa rehab jalan anggaran DD 2024 tersebut diduga tidak beres alias asal jadi.

“Ini kan uang negara untuk rakyat yang harus dibangunkan. Jika tidak  dibangunkan sisa uangnya harus dikembalikan.

Pekerjaan rehab ini hanya habiskan uang negara yang mengatasnamakan TPK, tapi sangat berpotensi korupsi uang DD,’ujarnya.

Sementara Boy Krisyanto Kepala Desa Durian Mukut membantah kalau rehab jalan tersebut asal jadi dan dia melempar itu adalah TPK yang mengerjakannya.

“Mengenai rehab jalan usaha tani itu kita udah upayakan menyesuaikan dengan dana yang ada, kemungkinan aduan masyarakat Desa saya sudah berlebihan.

Kadang-kadang kita mengalami kendala dengan cuaca musim hujan dan banyak masyarakat yang melewati jalan tersebut, dan saya akui Proyek rehab menggunakan jasa pihak ketiga pemborong dan sudah berupaya menyesuaikan waktu dan pengerjaannya.”

Terkait lahan warga yang tidak bisa di lewati, semuanya sudah kita rapat kan, tidak mungkin kita main gasak. Segala yang kita tuang kan ke dalam APBDES harus musyawarah desa dulu,”kata Kades.

“Kalau orang sudah berbicara pada hak kita harus bagaimana lagi, itu susah masyarakat banyak.

Selanjutnya kata Kades, kita bicara pada RAB, sudah kita kerjakan semua sesuai prosedur, kita juga bekerja sesuai aturan,” tutup Kades Boy Krisyanto. (By)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

6 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

1 minggu ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

1 minggu ago

Rapat KONI Kerinci Untuk Persiapan Kejurkab 2026 Dipimpin Langsung Ketua Nafrizal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…

1 minggu ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

2 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

2 minggu ago