Raksasa Tinju Philipina Manny Pacquiao Murka, Pramugari Dacera Tewas Usai Diperkosa 11 Pria

Siasatinfo.co.id – Kebencian dan anti terhadap 11 orang pelaku perkosaan terhadap pramugari cantik bernama lengkap Christine Angelica Dacera, ternyata rekan baiknya petinju dunia Manny Pacquiao.

Tak tanggung-tanggung, raksasa tinju asal Filipina Manny Pacquiao, selain minta para pelaku dihukum mati, ia pun akan memberi hadiah uang kontan ratusan juta bagi yang bisa menangkap pelaku.

Dalam caption Facebook Manny Pacquiao pun ditulis”

Pacquiao refuses to recall P500,000 bounty for suspects in Dacera case

Katrina Domingo, ABS-CBN News

Posted at Jan 08 2021 04:57 PM, Like 14.231 hingga pagi ini,Minggu (10/1/2021).

Karena ia sangat terpukul dengan kepergian temannya seorang pramugari Philippine Airlines bernama Christine Angelica Dacera.

Ya, dunia dalam sepekan ini digemparkan dengan tewasnya Dacera. Wanita berparas cantik itu ditemukan di bak mandi kosong, di salah satu kamar hotel City Garden Grand Hotel di Makati City, pada 1 Januari 2021.

Tak sampai disitu, Pacquiao juga memberikan janji yang menggiurkan bagi siapa saja yang mampu menangkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Dacera.

“Saya akan memberikan P500,000 (senilai Rp 141 juta) kepada siapa saja yang menangkap tersangka,” ucapnya.

Teman sekamarnya pertama hanya mengira Dacera tertidur di bak mandi. Bahkan ia sempat memberikan selimut kepada Dacera.

Namun, dia mulai curiga ketika bangun pada pagi harinya. Dacera tak beranjak dari posisi awal saat ia temui. Kemudian, teman Dacera itu dan staf hotel membawa ke rumah sakit terdekat, dan Dacera dinyatakan meninggal dunia.

Kabar ini menjadi heboh lantaran penyebab kematian sang pramugari. Awalnya korban diduga meninggal dunia karena aneurisma.

Namun, polisi menemukan laserasi dan sperma di alat kelamin korban, serta luka goresan di lengan serta kakinya.

Setelah melakukan investigasi, Polisi Makati City  mengajukan tuntutan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap 11 orang pria yang saat itu bersama korban di malam kejadian.

Pacquiao tak mau tinggal diam dengan kematian rekannya ini. Dia menyerukan kebangkitan hukuman mati bagi kasus pelecehan seksual.

Menurut Pacquiao, meninggalnya Dacera adalah salah satu alasan tepat untuk membuat pelaku pemerkosaan dihukum mati.

“Hal yang paling tidak saya sukai dari semuanya adalah pemerkosaan yang berujung pembunuhan, jadi saya mendorong hukuman mati. Pemerintah membutuhkan cambuk (hukuman) yang kuat,” kata Pacquiao, dikutip ABS-CBN.

Tak sampai disitu, Pacquiao juga memberikan janji yang menggiurkan bagi siapa saja yang mampu menangkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan Dacera.

“Saya akan memberikan P500,000 (senilai Rp 141 juta) kepada siapa saja yang menangkap tersangka,”Pacquiao dilansir dari Viva.co.id.*(Ynr/red).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Satu Rumah Permanen di Padang Jantung Kerinci Ludes Dilalap Api

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Musibah kebakaran terjadi pada sebuah rumah permanen di Desa Padang Jantung,…

15 jam ago

Dukung INGUB Jambi, Ormas GRIB Jaya Batanghari Aksi Sweeping Angkutan Batubara

Siasatinfo.co.id, Berita Batanghari - Puluhan orang anggotan Ormas GRIB JAYA DPC Kabupaten Batanghari gelar aksi…

18 jam ago

Habiskan Dana Rp 1,7 M, Proyek Rehab Anjungan Rumah Adat Kerinci Dinilai Mark Up, Dua Ikon Wisata Terbengkalai

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Sarat dugaan penggelembungan harga bahan dan material yang berpotensi merugikan uang negara…

3 hari ago

MCP Pencegahan Korupsi Jambi, Kerinci Rangking Buncit, Lalu Apa Kinerja Inspektorat?

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kelas pencegahan korupsi di 11 Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi…

4 hari ago

Sarat Korupsi, Rp 1,7 M Proyek Anjungan Rumah Adat Kerinci di Jambi Perlu Ditinjau Ulang 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Mencuat dugaan kecurangan pelaksanaan kerja Proyek Tender Revitalisasi Anjungan Rumah Adat…

5 hari ago

Aksi Demo Massa Warga Diareal PLTA Kerinci Lanjut Pemblokiran Jalan Nasional, Lalulintas Lumpuh!

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pasca unjuk rasa Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan di Areal…

1 minggu ago