Puluhan Miliar Dana KPUD Disorot, Uang Pelicin Rekrutmen PPK, PPS, Memantik Dewan Kerinci Panggil Anggota KPUD

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Kisruh dugaan uang pelicin diduga dilakukan oleh oknum anggota KPUD Kabupaten Kerinci mulai menuai sorotan dan ditanggapi unsur Pimpinan DPRD Kerinci.

Sebab, anggaran tahun 2024 untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) menghabiskan uang daerah mencapai Rp.28 Miliar dan Bawaslu Rp.8 Miliar dengan hibah NPHD.

Anggaran KPUD Kerinci yang bernilai fantastis tersebut, tentu memantik DPRD Kerinci untuk memanggil pihak KPUD, selain realisasi keuangan yang dianggarkan dari APBD.

Kisruh dugaan suap sebagai uang pelicin rretrutmen kelulusan tes Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), Dewan Kerinci diminta panggil Anggota KPUD.

Menurut keterangan Wakil Ketua DPRD Kerinci, Yuldi Herman dari Fraksi PAN kepada Siasatinfo.co.id, Minggu (12/5/24), Pukul 20:58 WIB, dengan tegas menyatakan bahwa, terkait kisruh dugaan suap di rekrutmen PPK dan PPS perlu ikut campur Dewan.

“Kami di DPRD sangat tegas dan menanggapi persoalan suap yang mencuat dalam rekrutmen anggota PPK dan PPS di Kerinci umumnya.

Anggaran daerah untuk KPUD tidak main-main kami anggarkan untuk mereka di KPU. Saat uang daerah tersedot ke mereka sebesar Rp.29 Miliar.”

“Dengan anggaran sebesar puluhan miliar untuk dilaksanakan KPU Kerinci masih juga mau melakukan suap dan ajang bisnis rekrutmen anggota PPK dan PPS? Tentu kami akan panggil semua anggota KPU,”tandas Yuldi Herman dengan nada tinggi.

Sebelumnya, dugaan uang pelicin terungkap dari adanya keterangan sumber kepada Siasatinfo.co.id, Minggu (12/5/2024), menyebutkan bahwa uang suap sebagai pelicin kelulusan anggota PPK dan PPS perlu diberantas agar tidak meresahkan peserta tes.

“Kabarnya pasaran suap sebagai pelicin untuk memuluskan anggota PPK Tingkat Kecamatan dengan nominal Rp. 9 sampai 10 juta.

“Pelaksanaan Tes PPK mulai hari Sabtu, 11 Mei sampai Senin 13 Mei 2024. Modus setoran uang pelicin menggunakan kaki tangan oknum anggota KPUD.

“Sedangkan uang pelicin untuk PPS Tingkat Desa dikabarkan Rp. 3,5 sampai Rp.5 Juta,”ungkapnya.

Permainan ini diduga melibatkan oknum Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kerinci sontak menuai isu tidak sedap.

“Kalau sudah bayar, Tesnya cuma Formalitas saja,” terang sumber lagi.

Sementara, salah seorang anggota KPU Kabupaten Kerinci Noval Frandatoni, saat di konfirmasi mengenai hal itu melalui telpon seluler, Minggu (12/05/2024), dirinya menolak adanya pungutan tersebut.

“Tidak ada itu, Coba dicek, ” ucap Noval singkat. (Ded/Mul/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

14 menit ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

4 hari ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

5 hari ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

1 minggu ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

1 minggu ago

Kisaran Rp18 M Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Molor, Kinerja Sekda Dipertanyakan ASN

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…

1 minggu ago