Siasatinfo.co.id berita Kerinci,- Hari ini Senin (08/04) sejak pagi pihak pelanggan ( Konsumen ) listrik mulai resah karena toket untuk pengisian ulang pulsa pada amper tak mau terisi alias gagal terus. Namun pihak pekerja di PLN sepertinya bungkam saja.
Berulang kali mencoba untuk pengisian pulsa listrik selalu gagal. Setidaknya sudah dua orang pelanggan Perusahaan Listrik Negara ( PLN) warga Kerinci dengan memakai nomor toket tak bisa terisi pulsa.
“Saya sudah beberapa kali mengirim pulsa listrik ke konsumen yang membeli pulsa. Namun namun jawabannya tetap gagal. Padahal nomornya pas sesuai dengan yang tempampang dalam kartu listrik pintar,” ujar para penjual pulsa toket.
Pada dua konsumen yang gagal itu yakni nomor 50162762723 dan 50162784719 keduanya tak mau terisi pulsa. Pihak petugas pencatat amper kecamatan siulak pun malah masih belum tanggap atas laporan konsumen.
Dikatakan petugas pencatat dan penagih sewa listrik kecamatan siulak Mustafa kepada siasatinfo.co.id, “Silakan hubungi petugas piket PLN unit yaitu Letra. Saya kasihkan nomor hpnya 08537748333,” ujarnya memutuskan via handphonenya.
Ketika dihubungi ternyata nomor hp anggota piket bernama letra itu tidak sedang aktif. Aneh memang kerja orang PLN. Kalau tagihan nunggak sebulan saja mereka sudah ribut – ribut tagih rumah dan ancam mau cabut amper. Giliran konsumen terganggu terhadap pelayanan malah mereka saling lempar batu. ( Jm/Red).
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Musibah kebakaran terjadi pada sebuah rumah permanen di Desa Padang Jantung,…
Siasatinfo.co.id, Berita Batanghari - Puluhan orang anggotan Ormas GRIB JAYA DPC Kabupaten Batanghari gelar aksi…
Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Sarat dugaan penggelembungan harga bahan dan material yang berpotensi merugikan uang negara…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kelas pencegahan korupsi di 11 Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi…
Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Mencuat dugaan kecurangan pelaksanaan kerja Proyek Tender Revitalisasi Anjungan Rumah Adat…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pasca unjuk rasa Desa Pulau Pandan dan Karang Pandan di Areal…